by

Perkenalkan Kelapa Sawit dan Proses Pemetikan Buah, TK Bina Pertiwi Berkunjung ke PT.Pasangkayu

Kabarsulbar.com- Pasangkayu-TK Bina Pertiwi PT Pasangkayu merupakan salah satu lembaga pendidikan di Yayasan Astra Agro Lestari (AAL) Tbk Group Area Celebes (C1). Mengadakan kunjungan ke Perkebunan Kelapa Sawit guna memperkenalkan Tanaman Kelapa Sawit dan Proses pemetikan buah hingga sampai ke Tempat Penyimpanan Buah ( TPH ) oleh pekerja kebun sawit dengan melibatkan seluruh anak–anak didik berjumlah 110 bersama seluruh 6 bunda TK. Kunjungan ini bertempat di Afdeling Juliet blok 13 PT Pasangkayu, Desa Gunung Sari, Kabupaten Pasangkayu, Sulawesi Barat (Sulbar),Rabu, 12/2/2020.

Kegiatan kunjungan ini di awali dengan berkeliling kebun sawit kemudian pembukaan serta pengenalan tentang pekerja kelapa sawit, proses pengerjaan serta pemanenan buah kelapa sawit dan alat yang digunakan dalam bekerja oleh Mandor Panen Bapak Komang bersama Bapak Jusman dan Bapak Ismail selaku pekerja kebun sawit.

Kepala Sekolah TK Bina Pertiwi, Martina Bangun mengungkapkan dalam sambutannya “kunjungan ini bertujuan untuk memperkenalkan tanaman kelapa sawit dan pekerja kebun sawit dalam memanen buah matang kepada seluruh anak-anak didik sebagai anak karyawan dilingkungan kelapa sawit.”

Guru Pembina TK Bina Pertiwi, Kartina S, Pd mengungkapkan bahwa kegiatan berkunjung ke perkebunan kepala sawit dengan tema “perkerja kebun sawit” sangat bagus dan berdampak positif untuk perserta didik karena dengan adanya kunjungan dan pengenalan pekerja kebun sawit peserta didik dapat mengetahui proses pemanenan buah matang oleh karyawan pekerja kebun sawit.

“Berkunjung ke perkebunan kelapa sawit merupakan pembelajaran yang sangat bagus dan menarik minat belajar, karena ini merupakan pengalaman pertama bagi anak saya belajar sambil bermain di luar sekolah bersama teman-temannya dan melihat secara langsung pekerja kebun sawit memetik dan memanen buah sawit yang telah matang dan siap di angkut ke tempat penitipan buah segar dan siap untuk di angkut ke pabrik” Ujar Bapak Ismail selaku orang tua siswa sekaligus sebagai pekerja kebun sawit.
(Ansar)

Comment

Update Terbaru