oleh

Pramuka Saka Wira Kartika binaan Kodim 1418/Mamuju Lakukan Trauma Hearing Pasca Gempa

-BERITA, DAERAH-245 views

Mamuju.Kabarsulbar.com- Gempa bumi berkekuatan 6,2 SR yang mengguncang Kabupaten Mamuju dan Majene pada 15/01/21 Januari lalu tentu saja masih meninggalkan trauma mendalam bagi mereka yang mengalaminya secara langsung. Baik bagi orang dewasa, maupun pada anak-anak yang kondisi emosionalnya belum stabil.

Trauma pada korban bencana alam tidak bisa dibiarkan berlarut-larut. Agar para korban bisa melanjutkan kehidupannya secara normal tanpa dihantui rasa takut. Oleh karena itu, dibutuhkan trauma healing atau pemulihan trauma pasca terjadinya gempa bumi.

Ada banyak cara yang bisa ditempuh dalam melakukan trauma healing. Pada anak-anak, trauma healing dapat dilakukan dengan beberapa metode, pertama melalui play therapy, lewat metode ini anak-anak diajak untuk mengatasi traumanya melalui permainan.

Seperti yang dilakukan oleh Anggota Pramuka Saka Wira Kartika binaan Kodim 1418/Mamuju, melakukan Trauma Healing kepada Anak-anak yang ada di dusun Tahaya-haya Kecamatan Mamunyu.

Sekretaris Pimpinan Saka Wira Kartika Kodim 1418 Mamuju, Muh.Ashar SF, mengatakan bahwa tujuan dilaksanakannha Trauma Healing dalah Untuk menyembuhkan Trauma yg di rasakan Anak-anak Pasca Gempa.

” Dengan mengajak mereka bermain bisa membantu mengalihkan fokus anak dari situasi tidak kondusif menjadi menerima situasi yang sedang ia hadapi saat ini, serta untuk menyembuhkan trauma,” Ucap Ashar kepada Media.

Enda

banner 728x90

Komentar

Update Terbaru