Mamuju, Kabarsulbar.com – Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Mamuju mengerjakan sejumlah proyek jalan, salah satunya menggunakan anggaran Dana Bagi Hasil (DBH) sawit.
Sejumlah pekerjaan jalan tersebut yakni, pekerjaan jalan dalam kota Mamuju, pekerjaan jalan di Tamemongga Kecamatan Tommo Mamuju, dan lainnya berada di Jalan Martadinata Simboro menuju jalan Grahanusa.
Kepala Bidang Bina Marga PUPR Mamuju, Adnan Abbas menyampaikan anggaran untuk preservasi koridor kota Mamuju sebesar Rp. 9 Miliar lebih dengan sumber dana DAU, pekerjaan jalan di Tamemongga Tommo sebesar Rp. 2,2 Miliar dengan sumber dana DBH Sawit, dan pekerjaan jalan di Jalan Martadinata Simboro sebesar Rp. 2,6 Miliar.
Progres pekerjaan jalan dalam kota Mamuju mencapai 74 persen. Untuk pekerjaan jalan di Tamemongga Tommo pekan depan akan di mulai pengaspalan.
“Progresnya sekarang sudah tujuh puluh empat persen dalam kota. Kalau untuk Tommo mungkin minggu depan pengaspalan,” kata Kapala Bidang Bina Marga, Adnan saat wawancara via telepon. Rabu (24/9/2025)
Proyek pekerjaan jalan di Tamemongga Kecamatan Tommo dilakukan pekerjaan jalan aspal sekitar 700 Meter, dan untuk di Jalan Martadinata Simboro dilakukan dengan metode pekerjaan jalan rigid sepanjang 430 Meter.
Lebih lanjut, terkait jalan dalam kota Mamuju yang belum tersentuh, pihak PUPR Mamuju menyampaikan akan dilakukan secara bertahap. Adnan mengungkapkan semoga tahun depan ada anggaran.
“Bertahap. Yang dikeluhkan masyarakat, itu yang kita benahi, adapun yang belum sempat ini, bersabar saja, semoga tahun depan ada anggaran,” ungkap Kepala Bidang Bina Marga Dinas PUPR Mamuju.
Untuk diketahui, nilai kontrak preservasi koridor kota Mamuju sebesar Rp. 9,4 Miliar lebih, tahun anggaran 2025 dengan pelaksana kegiatan CV. Karya Mandala Lestari, dan pengawas CV. Wahyu Arsipilah.




Komentar