News
Beranda » Berita » Kreativitas Ramah Lingkungan: Mahasiswa KKN-PPM UGM Adakan Pelatihan Ecoprint pada Totebag untuk Siswa Kelas 5 SD Inpres Sulobaja

Kreativitas Ramah Lingkungan: Mahasiswa KKN-PPM UGM Adakan Pelatihan Ecoprint pada Totebag untuk Siswa Kelas 5 SD Inpres Sulobaja

Mamuju Tengah– Dalam rangka memberikan edukasi tentang kreativitas ramah lingkungan, Nayla Rasya Nareswari, salah satu mahasiswa KKN-PPM UGM Periode II Tahun 2024 yang berlokasi di Kecamatan Tobadak, Mamuju Tengah, Sulawesi Barat mengadakan pelatihan ecoprint pada totebag. Kegiatan ini dilaksanakan pada Rabu, 24 Juli 2024 dan ditujukan bagi siswa kelas 5 SD Inpres Sulobaja untuk memperkenalkan seni dan lingkungan secara bersamaan kepada generasi muda.

Teknik ecoprint merupakan metode cetak alami yang memanfaatkan bahan-bahan organik, seperti daun dan bunga yang mudah ditemukan di lingkungan sekitar. Dengan bimbingan dari para mahasiswa, siswa-siswi kelas 5 SD Inpres Sulobaja belajar cara menghasilkan motif-motif unik pada totebag dengan teknik ecoprint.

 

Tujuan dari kegiatan ini yaitu untuk mengajarkan bagaimana memanfaatkan sumber daya alam secara kreatif untuk menghasilkan karya seni yang bernilai.

Bhabinkamtibmas Polsek Mamuju Gelar Mediasi Kasus Penipuan di Terminwl Simbuang

Teknik ecoprint yang digunakan dalam pelatihan ini adalah metode ramah lingkungan yang mengandalkan pigmen alami untuk menciptakan pola dan motif pada kain. Proses pembuatan ecoprint ini tidak hanya menumbuhkan kreativitas, tetapi juga mengajarkan para siswa tentang pentingnya menjaga kelestarian alam.

Kegiatan pelatihan ini memperkaya pengalaman siswa dengan cara yang menyenangkan dan bermanfaat. Dengan adanya kegiatan pelatihan ecoprint pada totebag, diharapkan para siswa dapat lebih mengenal, menghargai, serta memanfaatkan potensi alam di lingkungan sekitar mereka dengan cara yang kreatif dan bertanggung jawab.

Kegiatan ini mendapat sambutan positif dari pihak sekolah dan para siswa. Para siswa sangat bersemangat dan antusias mengikuti setiap tahapan proses pelatihan ecoprint, mulai dari pemilihan daun hingga proses pencetakan motif pada totebag. Mereka merasa bangga dengan hasil karya yang mereka buat.

Kepala SD Inpres Sulobaja, Bapak Ramli S.Pd, mengapresiasi inisiatif mahasiswa KKN-PPM UGM yang tidak hanya membawa pembelajaran baru, tetapi juga menanamkan nilai-nilai kepedulian terhadap lingkungan kepada para siswa melalui edukasi mengenai kreativitas berbasis lingkungan.

Wabup Polman Buka Persami KKRI di Kodim 1402/Polman

Program kerja pelatihan pembuatan ecoprint pada totebag ini telah disetujui dan didukung oleh Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) Tim KKN-PPM UGM Semarak Tobadak, Ibu Ganies Riza Aristya, S.Si., M.Sc., Ph.D. Program kerja ini merupakan bagian dari upaya implementasi Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya dalam mendukung poin SDGs ke-4 yaitu “Pendidikan Berkualitas”, poin SDGs ke-12 yaitu “Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab”, serta poin SDGs ke-15 yaitu “Ekosistem Daratan”.

 

 

 

 

Masuki Triwulan II, Kanwil Kemenkum Sulbar Lakukan Percepatan Kinerja Organisasi

 

 

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

× Advertisement
× Advertisement