Mamuju Tengah, Sulawesi Barat – Tim Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Gadjah Mada (UGM) melakukan inisiatif pemberdayaan masyarakat di Desa Sulobaja, Mamuju Tengah, dengan memperkenalkan teknologi filter air sederhana berbasis bahan alami. Kegiatan ini bertujuan untuk membantu masyarakat desa dalam mengatasi permasalahan ketersediaan air bersih, yang menjadi tantangan utama bagi kehidupan sehari-hari di wilayah ini.
Filter air yang dikembangkan oleh tim KKN atas inisiasi anggota tim yaitu Muhammad Hawi Qabus Abiyyi dilatarbelakangi oleh daerah Desa Sulobaja yang mayoritas area gambut sehingga air tanahnya memiliki warna kuning dan berbau. Filter airmenggunakan media pasir, arang aktif, dan kerikil, yang berfungsi untuk menyaring kotoran serta bakteri dalam air sehingga layak digunakan untuk kebutuhan sehari-hari. Metode ini dipilih karena bahan-bahan yang digunakan mudah didapatkan secara lokal, berbiaya rendah, dan efektif dalam menghasilkan air yang lebih bersih dan aman.
“Kami berharap teknologi filter air ini bisa menjadi solusi jangka panjang bagi warga Desa Sulobaja dalam memenuhi kebutuhan air bersih, terutama di daerah yang sering kesulitan air bersih,” ujar Kepala Dusun Martasari selaku mitra pembuatan filter air. Selain itu, program ini juga dilengkapi dengan sosialisasi cara pembuatan dan pemeliharaan filter air tersebut, sehingga masyarakat dapat menerapkannya secara mandiri.
Inisiatif ini merupakan bagian dari komitmen UGM dalam mendukung pembangunan berkelanjutan di wilayah pedesaan dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat melalui inovasi berbasis teknologi sederhana yang ramah lingkungan. Tim KKN berharap, kehadiran teknologi ini dapat memberikan dampak positif yang nyata, khususnya dalam menjaga kesehatan masyarakat dan memperbaiki sanitasi di Desa Sulobaja.

Program ini juga melibatkan partisipasi aktif warga desa dalam setiap tahapannya, sehingga keberlanjutannya dapat terjamin dan dapat dikembangkan di desa-desa lain yang memiliki permasalahan serupa.Program kerja pembuatan filter airjuga disetujui dan didukung oleh Ganies Riza Aristya, S.Si., M.Sc., Ph.D. sebagai Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) yang membimbing tim KKNPPM UGM Semarak Tobadak, terutama karena program kerja sesuai dengan poin-poin Sustainable Development Goals (SDGs) berikut :
1. SDG 6: Air Bersih dan SanitasiPembuatan filter air langsung mendukung SDG 6, yang bertujuan untuk menjamin akses air bersih dan sanitasi bagi semua orang.
Program ini berkontribusi pada penyediaan air bersih bagi masyarakat Sulobaja dengan teknologi sederhana, yang mampu meningkatkan kualitas air untuk keperluan sehari-hari.
2. SDG 3: Kesehatan yang Baik dan KesejahteraanAkses terhadap air bersih berperan penting dalam mencegah penyakit yang disebabkan oleh air tercemar, seperti diare dan penyakit kulit. Dengan adanya filter air, kesehatan masyarakat dapat ditingkatkan, mendukung tujuan ini dengan memastikan mereka hidup lebih sehat dan sejahtera.





Komentar