Mamuju – Dinas kesehatan Kabupaten Mamuju melalui UPTD Puskesmas Bambu menyasar sejumlah melakukan skrining kesehatan pada remaja khususnya kepada siswa dan siswi, Kamis, 19/09/24.
Nuning Kurniati, S. Kep selaku Pengelola Program Kesehatan Jiwa UPTD Puskesmas Bambu Kecamatan Mamuju, mengatakan, Penjaringan anak sekolah merupakan kegiatan rutin setiap tahun, yang sasarannya dari tingkat SD, SMP dan SMA sederajat termasuk MTS dan MA.
” kegiatannya skrining kesehatan pada remaja ini, mencakup pengukuran status gizi , pemeriksaan umum , pemeriksaan gigi mulut , ketajaman penglihatan dan Skrining jiwa menggunakan format SDQ yang terdiri dari 25 pernyataan yang mencakup kebiasaan , sifat dan karakter anak dengan 3 kriteria jawaban yang nantinya akan diskoring dan dari hasilnya itu ada 3 kategori yaitu Normal , Boderline dan Abnormal. untuk kondisi Boderline itu akan ditangani dengan cara konseling orangtua, siswa, guru dan pihak puskesmas jika dibutuhkan sementara untuk yang abnormal akan dirujuk ke psikolog atau dokter ahli jiwa, ” Kata Nuning Kurniati.

Lebih lanjut, Nuning menjelaskan, bahwa tujuan umum dari dilaksanakannya Screening Kesehatan Remaja yaitu, untuk meningkatkan derajat kesehatan anak usia sekolah dan remaja secara optimal dalam mendukung tumbuh kembang dan proses belajar.
” sedangkan untuk tujuan khususnya yaitu, terlaksanaya program penjaringan kesehatan anak usia sekolah sehingga bisa terdeteksi secara dini masalah kesehatan anak usia sekolah dan remaja, sehingga ketika ada masalah dapat segera ditindak lanjuti. tersedia data dan informasi kesehatan yang bisa dijadika pertimbangan dalam menyusun program pembinaan disekolah, ” Tambahnya.
” khusus untuk skrining jiwa tujuannya untuk menemukan secara dini adanya masalah mental emosional sejak dini, ” Tutup Nuning Kurniati.
eNd@




Komentar