News
Beranda » Berita » Pertamina Pantau Harga HET di Pangkalan Resmi Pemda dan APH diminta ikut aktif Monitor Harga di Pengecer

Pertamina Pantau Harga HET di Pangkalan Resmi Pemda dan APH diminta ikut aktif Monitor Harga di Pengecer

Mamuju – PT Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi kembali melakukan pemantauan dilapangan ke beberapa pangkalan yang ada di Kabupaten Mamuju terkait informasi yang beredar mengenai harga LPG 3 Kg yang cukup tinggi.

Fahrougi Andriani Sumampouw selaku Area Manager Communication, Relation & CSR Pertamina Patra Niaga Sulawesi menjelaskan, bahwa pihaknya akan terus melakukan pemantauan di Agen dan Pangkalan untuk tetap menjual dengan harga eceran tertinggi (HET).

” Informasi yang kami dapatkan dari teman-teman media bahwa harga gas LPG 3 KG di Mamuju mencapai 40 ribu rupiah sementara untuk wilayah Kabupaten mamuju HET : 18.500. makanya kita turun untuk memastikan apakah itu harga dari Pangkalan atau Pengecer dan ternyata jarga 40 ribu itu warga beli dari pengecer, ” Ucap fahrougi kepada kabarsulbar.com, Selasa, 07/01/25.

Terkait kenaikan harga LPG di Mamuju, Fahrougi menjelaskan, bahwa kenaikan harga tersebut dari pedagang/pengecer yang menjual dengan harga tinggi. Namun , kata dia itu menjadi kewenangan Pemda setempat untuk menindak.

” Kalau harga di pengecer itu bukan kewenangan pertamina buat atur harganya. Pertamina selalu koordinasi dengan Pemda setempat, cuman kalau dipengecer kita gak biaa nindak ya, kewenangan pemda dan APH, ” Jelasnya.

Personel Polsek Tommo Polresta Mamuju Bersama Brimob Polda Sulbar Gelar Patroli Gabungan

Fahrougi andriani sumampouw juga menyampaikan bahwa secara data statistik untuk Penyaluran dari SPBE ke Agen dan Pangkalan masih normal yaitu untuk daya serap LPG 3 Kg untuk Kabupaten Mamuju masih normal.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

× Advertisement
× Advertisement