Mamuju, Kabarsulbar.com – Sebagai bentuk komitmen nyata dalam mendukung peningkatan gizi masyarakat dan program pemerintah, SPPG Bambu terus mempercepat (akselerasi) distribusi paket Makan Bergizi Gratis (MBG).
Langkah ini diambil untuk memastikan penerima manfaat mendapatkan asupan nutrisi tepat waktu dengan kualitas yang terjaga.
Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dijalankan oleh SPPG Bambu kini memasuki fase intensif. Pihak manajemen menargetkan peningkatan volume distribusi hingga ke pelosok.
Ketua SPPG Bambu, Agnes Beatrice, menegaskan bahwa langkah “genjot distribusi” ini dilakukan dengan strategi logistik yang lebih efisien dan pelibatan tenaga lokal yang lebih masif.
” Kami menyadari bahwa ketepatan waktu dan kualitas makanan adalah kunci dari program MBG. Oleh karena itu, SPPG Bambu terus distribusikan dan memperkuat koordinasi di lapangan. Kami ingin memastikan tidak ada keterlambatan, sehingga makanan diterima dalam kondisi hangat dan layak konsumsi,” ujar Agnes, Selasa, 09/12/25.
Selain fokus pada kecepatan distribusi, SPPG Bambu juga memperketat pengawasan standar gizi dan kebersihan (higiene). Menu yang disiapkan telah melalui konsultasi ahli gizi untuk memastikan keseimbangan kalori, protein, dan vitamin yang dibutuhkan, khususnya bagi target penerima manfaat.
Dalam pelaksanaannya, SPPG Bambu juga memberdayakan ekonomi lokal dengan menyerap bahan baku dari petani dan pedagang pasar di sekitar wilayah Kabupaten Mamuju. Hal ini menciptakan efek ganda (multiplier effect); selain perbaikan gizi, ekonomi kerakyatan pun turut bergerak.
”Semangat kami bukan hanya sekadar membagikan makanan, tetapi membangun ekosistem yang sehat. Dari warga, oleh warga, untuk warga. Dengan menggenjot distribusi ini, kami berharap dampak positifnya bisa segera dirasakan secara merata,” tutup Agnes Beatrice.
SPPG Bambu berkomitmen untuk terus mengevaluasi jalannya distribusi setiap hari guna menjaga transparansi dan akuntabilitas program MBG ini.




Komentar