Mamuju Tengah, Kabarsulbar.com – Momentum libur sekolah biasanya identik dengan waktu santai di rumah, namun bagi para siswa penerima manfaat, libur kali ini terasa lebih istimewa. Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang biasanya mereka nikmati di kantin sekolah, kini tetap hadir memastikan mereka tetap sehat dan bersemangat selama masa rehat semester.
Keberlanjutan program ini disambut dengan antusiasme tinggi oleh para siswa. Mereka merasa diperhatikan dan tetap mendapatkan asupan makanan berkualitas seperti saat hari sekolah efektif.
Tetap Sehat dan Bertenaga Saat Liburan,
Aulianti, seorang siswa SMP Negeri 3 Budong-budong, mengaku sangat senang karena tetap bisa menyantap menu favoritnya meski tidak sedang bersekolah. Menurutnya, makanan dari program MBG SPPG Lumu membantunya memiliki energi untuk melakukan aktivitas positif selama libur.
”Senang sekali, biasanya kalau libur makannya seadanya di rumah. Tapi sekarang tetap dapat makanan enak. Jadi tetap kuat kalau belajar kelompok sama teman-teman di rumah,” ujar Aulianti dengan wajah ceria, Senin, 29 Desember 2025
Hal senada diungkapkan Dian salsabila. Ia merasa program MBG di masa libur ini sangat membantu dirinya menjaga pola makan teratur.

Para siswa SD Salumanurung berkumpul untuk mendapatkan MBG dari SPPG Lumu saat libur sekolah.
”Dulu kalau libur sering telat makan atau cuma jajan sembarangan. Sekarang karena ada makanan bergizi yang diantar/diambil, saya jadi tetap makan teratur. Rasanya seperti tetap diperhatikan oleh sekolah walau lagi libur,” katanya.
Kehadiran MBG di momentum libur memberikan dampak psikologis dan fisik yang nyata bagi siswa:
Keceriaan dan Motivasi: Siswa merasa lebih bersemangat karena kebutuhan dasar mereka terpenuhi dengan baik.
Kesehatan Fisik yang Terjaga: Memastikan berat badan dan kesehatan siswa tidak menurun selama libur panjang.
Persiapan Masuk Sekolah: Siswa akan kembali ke sekolah dalam kondisi bugar, tanpa kendala kesehatan yang sering muncul akibat pola makan yang salah saat liburan.
Sementara itu, Kepala SPPG Lumu Leni Eldiana mengungkapkan, Program MBG di masa libur ini dijalankan melalui skema khusus, di mana distribusi dilakukan melalui titik-titik kumpul komunitas atau pengantaran langsung ke area pemukiman siswa. Hal ini membuktikan bahwa negara hadir untuk memastikan tidak ada anak yang kekurangan gizi hanya karena sekolah sedang diliburkan.
” Dengan terpenuhinya gizi siswa secara konsisten, diharapkan para siswa dapat menikmati masa libur mereka dengan lebih berkualitas dan siap menyongsong semester baru dengan energi penuh, Ucap Peni.




Komentar