Majene – Komandan Korem 142/Tatag Brigjen TNI Hartono didampingi Komandan Kodim 1401/Majene Letkol Czi I Made Bagus Asmara Putra, S.T., M.I.P. meninjau progres pembangunan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di Desa Mekkatta, Kecamatan Malunda dan Desa Binanga, Kecamatan Sendana, serta lokasi rencana pembangunan jembatan gantung di Desa Adolang Dhua, Kecamatan Pamboang, Kabupaten Majene, Selasa (13/1/2026).
Kunjungan tersebut dilakukan untuk memastikan pelaksanaan pembangunan berjalan sesuai rencana, tepat waktu, serta memenuhi standar yang telah ditetapkan. Peninjauan langsung di lapangan menjadi bagian dari upaya pengawasan agar program strategis ini benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat.
Dalam kegiatan tersebut, Danrem 142/Tatag turut didampingi Pasiter Kodim 1401/Majene, Danramil, perwakilan dinas terkait, serta kepala desa setempat. Rombongan melihat secara langsung tahapan konstruksi KDKMP yang diproyeksikan sebagai penguatan layanan ekonomi desa, sekaligus meninjau kondisi lokasi rencana pembangunan jembatan gantung di wilayah Kabupaten Majene.
Brigjen TNI Hartono menyampaikan bahwa pembangunan KDKMP dan jembatan gantung merupakan bagian dari program strategis nasional yang mendapat perhatian langsung dari Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto. Ia menegaskan, KDKMP diharapkan mampu menjadi motor penggerak ekonomi desa, meningkatkan kesejahteraan, serta mendorong kemandirian masyarakat.
Selain itu, Danrem menekankan pentingnya pembangunan jembatan gantung agar dapat dimanfaatkan warga dalam jangka panjang. Akses yang memadai, menurutnya, akan memperlancar mobilitas masyarakat serta mendukung aktivitas ekonomi, khususnya bagi warga desa yang selama ini terkendala sarana penghubung.
Sementara itu, Dandim 1401/Majene Letkol Czi I Made Bagus Asmara Putra menegaskan komitmen TNI AD dalam mendukung pembangunan ekonomi masyarakat melalui penguatan koperasi desa. Selama peninjauan, rombongan juga melakukan evaluasi serta mengidentifikasi sejumlah kendala teknis di lapangan yang akan menjadi bahan perbaikan agar seluruh tahapan pembangunan dapat berjalan optimal.


