Mamuju Trending
Beranda » Berita » Sering Bongkar Muat di Jalur Utama, Mobil Boks Kontainer Dikeluhkan Pengendara di Mamuju

Sering Bongkar Muat di Jalur Utama, Mobil Boks Kontainer Dikeluhkan Pengendara di Mamuju

Ket: Truk Kontainer saat melakukan Bongkar muat di jalan Diponegoro, Kelurahan Karema, Kecamatan Simboro  Kabupaten Mamuju membuat arus lalu lintas macet.

 

Mamuju, Kabarsulbar.com – Aktivitas bongkar muat mobil boks dan truk kontainer di sejumlah ruas jalan utama Kota Mamuju mulai dikeluhkan oleh masyarakat, khususnya para pengguna jalan. Keberadaan kendaraan besar yang memakan bahu jalan tersebut dinilai menjadi pemicu kemacetan dan meningkatkan risiko kecelakaan lalu lintas.

​Berdasarkan pantauan dan laporan warga, aktivitas ini sering terlihat di jam-jam sibuk, yakni pagi dan sore hari. Beberapa titik yang sering menjadi lokasi parkir kontainer antara lain kawasan Jalan poros Trans Sulawesi dalam kota dan area pusat pertokoan yang padat aktivitas.

​Salah seorang pengendara motor, Ardi (34), mengeluhkan minimnya rambu peringatan saat aktivitas bongkar muat berlangsung.

Aksi Cepat Tanggap, Personil Kodim 1418/Mamuju Evakuasi Korban Kecelakaan di Jalan Yos Sudarso

​” Kadang mereka parkir tepat di tikungan atau di penyempitan jalan. Mobilnya besar sekali, jadi pandangan kita terhalang. Kalau tidak hati-hati, bisa terjadi tabrakan,” ujar Ardi, Minggu (25/1).

​Senada dengan hal tersebut, para pengemudi mobil pribadi juga merasa terganggu karena akses jalan yang seharusnya bisa dilalui dua jalur menjadi menyempit akibat bodi truk yang lebar. Kondisi ini diperparah jika aktivitas bongkar muat dilakukan dalam waktu yang lama pada saat volume kendaraan sedang tinggi.

​Masyarakat berharap adanya langkah tegas dari pihak terkait, seperti Dinas Perhubungan (Dishub) dan Satlantas Polresta Mamuju, untuk menertibkan jadwal dan lokasi bongkar muat. Beberapa poin yang menjadi harapan warga, antara lain:

​Pengaturan Jam Operasional: Mengatur agar bongkar muat dilakukan pada malam hari atau saat arus lalu lintas landai.

​Penyediaan Kantong Parkir: Memastikan setiap toko atau gudang memiliki area parkir yang memadai sehingga tidak menggunakan badan jalan.

Personil Kodim 1418/Mamuju Bersama Masyarakat Percepat Pembangunan Jembatan Gantung Desa Bonda

​Pengawasan Ketat: Memberikan teguran atau sanksi bagi armada yang kedapatan melanggar aturan parkir di area publik yang dilarang.

​Hingga berita ini diturunkan, warga berharap pemerintah daerah dapat segera memberikan solusi permanen agar roda ekonomi tetap berjalan tanpa harus mengorbankan kenyamanan dan keselamatan pengguna jalan umum di Ibu Kota Provinsi Sulawesi Barat ini.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

× Advertisement
× Advertisement