Mamuju TNI
Beranda » Berita » Kodim 1418/Mamuju Pastikan Tuduhan Keterlibatan Anggota dalam Mafia BBM Tidak Terbukti

Kodim 1418/Mamuju Pastikan Tuduhan Keterlibatan Anggota dalam Mafia BBM Tidak Terbukti

MAMUJU, Kabarsulbar.com — Komando Distrik Militer (Kodim) 1418/Mamuju secara tegas membantah tudingan terkait adanya oknum anggota TNI AD berinisial P (Putu) yang disebut-sebut terlibat dalam aktivitas penimbunan BBM jenis solar subsidi. Berdasarkan pemeriksaan lapangan dan investigasi internal, narasi yang beredar di masyarakat tersebut dinyatakan tidak benar.

Menanggapi isu yang berkembang, pihak Kodim 1418/Mamuju telah melakukan peninjauan langsung ke lokasi yang diduga menjadi tempat penyimpanan atau gudang BBM. Namun, tim di lapangan tidak menemukan bukti adanya aktivitas ilegal maupun keberadaan tandon-tandon solar sebagaimana yang dituduhkan dalam informasi sebelumnya.

“Kami telah melakukan kroscek mendalam dan pemeriksaan di lapangan. Hasilnya, tidak ditemukan adanya aktivitas penimbunan BBM subsidi, apalagi keterlibatan anggota kami yang bernama Putu,” ungkap pihak perwakilan Kodim 1418/Mamuju.

Anggota yang bersangkutan, Putu, juga memberikan pernyataan tegas dan membantah keras tuduhan yang menyudutkan namanya. Ia menyatakan tidak pernah terlibat, baik secara langsung maupun tidak langsung, dalam bisnis mafia BBM solar subsidi.

“Saya menyatakan bahwa tuduhan itu sepenuhnya fitnah. Saya tidak pernah mengelola gudang BBM atau berbisnis solar subsidi. Saya tetap berkomitmen menjaga integritas sebagai prajurit TNI,” tegas Putu saat dikonfirmasi.

Wujudkan Lingkungan Kerja yang ASRI, Kanwil Kemenkum Sulbar Gelar Kerja Bakti Bersama

Kodim 1418/Mamuju menyayangkan beredarnya informasi yang belum terverifikasi kebenarannya karena dapat mencoreng nama baik institusi dan personel. Pihak TNI AD memastikan akan terus bersinergi dengan Polri dan instansi terkait untuk mengawasi distribusi BBM subsidi agar tepat sasaran kepada masyarakat yang membutuhkan, seperti nelayan dan petani.

Masyarakat diharapkan untuk tetap tenang dan tidak mudah terprovokasi oleh isu-isu yang tidak disertai bukti hukum yang kuat. Kodim 1418/Mamuju juga membuka diri terhadap laporan masyarakat, namun harus didasari pada data yang valid dan dapat dipertanggungjawabkan.(Zulkifli)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

× Advertisement
× Advertisement