Mateng, Kabarsulbar.com – 17 Februari 2026 – Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Budong-Budong, Lumu, Mamuju Tengah (Mateng) terus menunjukkan komitmennya dalam menjaga kualitas nutrisi masyarakat, khususnya di bulan suci Ramadan 1447 H. Kali ini, SPPG Lumu meluncurkan program distribusi makanan kering bergizi yang menyasar dua kelompok utama: para siswa yang sedang menempuh pendidikan dan para pengunjung serta kader di Posyandu wilayah Lumu dan sekitarnya.
Langkah ini diambil untuk memastikan bahwa perubahan pola makan selama berpuasa tidak mengurangi asupan gizi harian yang dibutuhkan oleh tubuh.
Solusi Praktis dan Padat Gizi
Makanan kering yang disajikan oleh SPPG Lumu dipilih berdasarkan standar kecukupan gizi yang ketat namun tetap praktis. Jenis pangan seperti abon ikan, susu kedelai, Roti, daging, kering tempe kacang, dan olahan serealia lainnya disiapkan sebagai:
Tambahan Nutrisi Posyandu: Menjadi paket tambahan bagi ibu hamil, menyusui, dan balita yang berkunjung ke Posyandu agar tetap bertenaga selama bulan puasa.
Mendukung Kesehatan Masyarakat
Pihak SPPG Lumu menjelaskan bahwa makanan kering memiliki keunggulan pada daya simpan yang lama tanpa menghilangkan nilai nutrisi penting.
” Kami ingin memastikan bahwa baik siswa di Sekolah maupun warga yang datang ke Posyandu tetap mendapatkan intervensi gizi yang tepat. Di bulan Ramadan, kepraktisan menjadi kunci agar mereka tidak melewatkan waktu makan penting seperti sahur dan berbuka,” ujar Peni Eldiana Kepala SPPG Lumu.
Respons Positif dari Sektor Kesehatan
Para kader Posyandu menyambut baik kolaborasi ini. Kehadiran paket makanan kering dari SPPG membantu memotivasi warga untuk tetap memeriksakan kesehatan dan tumbuh kembang anak di Posyandu meskipun sedang menjalankan ibadah puasa.
Dengan sinergi antara Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi dan layanan kesehatan dasar seperti Posyandu, diharapkan angka kecukupan gizi di wilayah Lumu tetap terjaga stabil sepanjang bulan suci ini.




Komentar