Advetorial
Beranda » Berita » Refleksi Satu Tahun Pemerintahan SDK-JSM, Arah Pembangunan Pariwisata dan Ekraf Makin Terstruktur

Refleksi Satu Tahun Pemerintahan SDK-JSM, Arah Pembangunan Pariwisata dan Ekraf Makin Terstruktur

Mamuju – Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat menyelenggarakan kegiatan buka puasa bersama yang sekaligus menjadi momentum refleksi satu tahun kepemimpinan Gubernur Suhardi Duka dan Wakil Gubernur Salim S. Mengga (SDK–JSM). Acara tersebut berlangsung di Masjid Raya Suada Mamuju pada Jumat, 20 Februari 2026.

Dalam suasana Ramadan yang sarat makna dan kekhusyukan, Suhardi Duka mengajak seluruh undangan untuk senantiasa bersyukur atas berbagai pencapaian yang telah diraih Sulawesi Barat selama setahun terakhir, terhitung sejak dirinya dan Wakil Gubernur resmi dilantik pada 20 Februari tahun sebelumnya.

“Hari ini kita syukuri. Kenapa kita syukuri? karena ada yang kita capai. Kalau tidak ada yang kita capai, kita tidak syukuri, tapi merenungi,” kata Gubernur SDK.

Di kesempatan tersebut, Gubernur SDK memaparkan sejumlah indikator pembangunan yang menunjukkan tren positif. Pertumbuhan ekonomi Sulbar tercatat melampaui pertumbuhan nasional.

Kepala Dinas Kepemudaan, Olah Raga, Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Dispoparekraf) Provinsi Sulawesi Barat, Bau Akram Dai nampak juga hadir bersama pimpinan OPD lainnya.

Jelang Diresmikan Gubernur, Kepala Bapenda Sulbar Minta Kesiapan Kantor UPTD Pelayanan Pajak di Mamuju Tengah Tanpa Celah

Bau Akram Dai menyatakan bahwa memasuki satu tahun pemerintahan Suhardi Duka dan Salim S Mengga, berbagai capaian mulai terlihat, khususnya pada sektor pariwisata dan ekonomi kreatif (ekraf) yang menjadi salah satu fokus pembangunan Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat.

Menurut Kepala Dispoparekraf, sejak awal kepemimpinan SDK–JSM, telah terlihat komitmen untuk mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan.

“Sektor pariwisata dan ekraf mendapat perhatian serius dari Bapak Gubernur dan Wakilnya untuk menjadi salah satu motor penggerak ekonomi baru Sulbar, dengan pendekatan berbasis event, penguatan UMKM, serta kolaborasi lintas pemerintah daerah,” kata Bau Akram.

Ia mengungkapkan, salah satu capaian paling menonjol dalam setahun terakhir adalah suksesnya penyelenggaraan event maritim terbesar di Sulbar, Sandeq Silumba. Tahun ini, Sandeq Silumba digelar dengan total hadiah terbesar sejak pertama kali dilaksanakan.

“Lebih dari sekadar perlombaan perahu tradisional, event ini terbukti mampu menggerakkan aktivitas ekonomi masyarakat di sepanjang rute pelayaran. Pelaku UMKM, pedagang lokal, hingga sektor jasa turut merasakan dampak langsung dari meningkatnya kunjungan dan transaksi selama kegiatan berlangsung,” jelasnya.

Tinjau Langsung Bantuan Internet SULBAR Digital di Pasangkayu, KominfoSS, Pastikan Perangkat dan Sinyal Terakses dengan Baik

Lebih lanjut, Bau Akram juga menyebut gelaran Gema Sulbar juga mencatatkan pencapaian signifikan. Event ini berhasil menarik puluhan ribu pengunjung, dan menjadi jumlah terbesar sepanjang penyelenggaraannya, serta membuka peluang menggerakkan perputaran ekonomi hingga miliaran rupiah sepanjang penyelenggaraan event.

Hal lain yang membanggakan menurut Kepala Dispoparekraf adalah pencapaian event Manakarra Fair, yang pada tahun ini terpilih sebagai salah satu event terbaik dalam ajang Karisma Event Nusantara 2025. Ia menyebut bahwa event kolaborasi Pemkab Mamuju dan Pemprov Sulbar yang mendapat pengakuan di tingkat nasional ini menjadi bukti bahwa kualitas penyelenggaraan event di Sulbar semakin kompetitif dan mampu bersaing di kancah nasional.

Terkait ekonomi kreatif, Bau Akram memandang bahwa dalam refleksi satu tahun pemerintahan SDK–JSM, capaian ini tidak berdiri sendiri. Gubernur SDK dan Wakil Gubernur JSM menetapkan konsep pengembangan UMKM dan usaha ekonomi kreatif dengan target mendorong lahirnya hingga 1.000 usaha per tahun.

“Langkah ini menjadi strategi konkret untuk memastikan dampak event tidak berhenti pada seremoni, melainkan berkelanjutan melalui penguatan kapasitas dan daya saing pelaku usaha lokal,” jelasnya.

Bau Akram menegaskan, pihaknya terus berupaya menjalankan komitmen Gubernur untuk mendorong agar setiap kabupaten membuat satu event besar yang penyelenggaraan dilakukan secara kolaboratif.

Di Tengah Efisiensi Anggaran, SDK-JSM Buktikan Pembangunan Tetap Maju: IPM Naik, Jalan Membaik

“Konsep kolaborasi antar pemerintah kabupaten dengan pemerintah provinsi akan terus diperkuat, dengan mendorong penyelenggaraan minimal satu event unggulan di setiap kabupaten. Skema ini diharapkan mampu menciptakan pemerataan pertumbuhan ekonomi dan memperluas distribusi manfaat sektor pariwisata dan ekraf di seluruh wilayah Sulbar,” urainya.

“Dalam satu tahun kepemimpinan SDK–JSM, arah pembangunan pariwisata dan ekonomi kreatif semakin terstruktur. Dengan kolaborasi, penguatan UMKM, dan event berkualitas, SDK–JSM serius menjadikannya pilar pertumbuhan ekonomi Sulawesi Barat yang inklusif dan berkelanjutan,” pungkasnya. (Rls)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

× Advertisement
× Advertisement