Mamuju –Dandim 1418/Mamuju, Letkol Arm Andang Radianto, S.A.P., turun langsung meninjau progres pembangunan jembatan gantung yang berlokasi di Dusun Paniki, Desa Bonda, Kecamatan Papalang, Kabupaten Mamuju, Provinsi Sulawesi Barat, guna memastikan percepatan pengerjaan serta kualitas konstruksi agar segera dapat dimanfaatkan oleh masyarakat. Kamis (26/2/2026).
Dalam peninjauan tersebut, Dandim didampingi sejumlah personel TNI dan aparat terkait yang terlibat dalam proses pembangunan. Kehadiran orang nomor satu di Kodim 1418/Mamuju ini merupakan bentuk komitmen TNI AD dalam mendukung percepatan pembangunan infrastruktur di wilayah teritorialnya, khususnya yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat.
Letkol Arm Andang Radianto, S.A.P., menegaskan bahwa pembangunan jembatan gantung ini menjadi salah satu prioritas karena memiliki peran vital sebagai akses penghubung antarwilayah serta penunjang aktivitas ekonomi dan sosial warga. “Pembangunan jembatan gantung ini harus kita kebut penyelesaiannya, namun tetap mengutamakan kualitas dan faktor keamanan. Kami ingin jembatan ini segera dapat digunakan oleh masyarakat untuk memperlancar mobilitas, baik untuk aktivitas pertanian, pendidikan maupun kebutuhan sehari-hari,” ujar Dandim.
Ia juga mengapresiasi semangat gotong royong antara personel TNI dan masyarakat setempat yang terus bekerja bahu-membahu demi percepatan penyelesaian pembangunan. Menurutnya, sinergi yang terjalin menjadi kekuatan utama dalam mewujudkan infrastruktur yang bermanfaat bagi warga.
Masyarakat Dusun Paniki menyambut baik perhatian dan dukungan dari Kodim 1418/Mamuju. Mereka berharap dengan selesainya jembatan gantung tersebut, akses yang sebelumnya sulit dan memakan waktu akan menjadi lebih mudah dan aman, terutama saat musim hujan.
Pembangunan jembatan gantung ini merupakan wujud nyata kepedulian TNI dalam membantu pemerintah daerah meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pembangunan infrastruktur yang tepat sasaran.




Komentar