Keterangan gambar : Karutan Mamuju bersama Komentator Bola Nasional yakni Bung Koes pada acara nobar Bola Gembira Piala Dunia di RRI Mamuju
Mamuju, –Kepala Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Mamuju, Sudirman, S.E., S.H., menghadiri kegiatan Nobar Bola Gembira Piala Dunia 2026 yang diselenggarakan oleh Radio Republik Indonesia Mamuju di Halaman RRI Mamuju, Rabu (01/07).
Kegiatan tersebut berlangsung meriah dan dihadiri berbagai unsur masyarakat serta komunitas pecinta sepak bola di Sulawesi Barat. Turut hadir dalam kegiatan tersebut Anggota Dewan Pengawas RRI yang juga komentator sepak bola nasional, Bung Kusnaeni, Ketua Komisi Penyiaran Indonesia Daerah Sulawesi Barat, perwakilan dari Satuan Brigade Mobil Kepolisian Daerah Sulawesi Barat, serta sejumlah komunitas pecinta sepak bola yang turut memadati lokasi kegiatan.
Suasana kebersamaan dan antusiasme masyarakat begitu terasa selama kegiatan berlangsung. Melalui acara nonton bareng ini, RRI Mamuju tidak hanya menghadirkan hiburan bagi masyarakat, tetapi juga menjadi wadah mempererat silaturahmi dan memperkuat rasa persatuan di tengah kecintaan yang sama dalam euforia Piala Dunia.
Karutan Mamuju, Sudirman, S.E., S.H., menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Menurutnya, kegiatan yang melibatkan berbagai elemen masyarakat seperti ini sangat positif karena mampu menghadirkan ruang interaksi yang sehat, penuh kebersamaan, dan mempererat hubungan antarinstansi serta komunitas di Sulawesi Barat.
“Melalui kegiatan Nobar Bola Gembira Piala Dunia ini, kita dapat melihat bagaimana olahraga, khususnya sepak bola, mampu menyatukan berbagai kalangan tanpa memandang latar belakang. Saya mengapresiasi RRI Mamuju yang telah menghadirkan kegiatan positif dan penuh kebersamaan bagi masyarakat,” ucapnya.
Kehadiran Karutan Mamuju dalam kegiatan tersebut merupakan bentuk dukungan terhadap berbagai kegiatan positif di masyarakat, sekaligus memperkuat sinergitas antara Rutan Mamuju dengan berbagai pihak dalam membangun hubungan yang harmonis dan kolaboratif di daerah.




Komentar