Mamuju
Beranda » Berita » Lepas Penat Malam Hari, Kedai Gode di Artery Mamuju Jadi Spot Favorit Buat Ngopi Santai

Lepas Penat Malam Hari, Kedai Gode di Artery Mamuju Jadi Spot Favorit Buat Ngopi Santai

MAMUJU, Kabarsulbar.com – Bagi warga Mamuju yang mencari suasana malam yang tenang dan berkualitas, kawasan Artery kini menjadi destinasi favorit untuk bersantai. Di tengah hiruk-pikuk aktivitas siang hari, area ini menawarkan atmosfer yang berbeda: lebih hening, nyaman, dan cocok untuk melepas penat sembari menikmati udara malam yang sejuk.

Salah satu titik terbaik untuk menghabiskan waktu di Artery adalah dengan singgah sejenak di Kedai Gode. Kedai kopi sederhana namun penuh karakter ini telah menjadi ikon baru bagi para pencinta ngopi santai di wilayah tersebut. Dengan sajian kopi racikan khas yang hangat dan aroma yang menggugah selera, Kedai Gode tidak hanya memanjakan lidah, tetapi juga memberikan ruang untuk bernapas sejenak dari rutinitas yang padat.

” Kami ingin Artery bukan hanya sekadar jalan tembus, tapi juga tempat orang merasa ‘pulang’ saat malam tiba,” ujar Hapsi pemilik Kedai Gode yang juga seorang mahasiswa Universitas Muhammadiyah Mamuju (Unimaju) semester akhir itu, Sabtu malam, 22/08/26.

“Ngopi di sini itu soal melambat, mengobrol ringan, dan menikmati ketenangan yang jarang ditemukan di tempat lain.” Tambah Habsi.

Selain kopi, suasana sekitar Artery pada malam hari juga mendukung momen relaksasi. Pencahayaan yang lembut, lalu lintas yang tidak terlalu ramai, serta keberadaan beberapa spot duduk terbuka membuat pengunjung bisa memilih antara berbincang bersama teman, membaca buku, atau sekadar merenung dalam keheningan. Kombinasi antara lokasi strategis dan kehadiran Kedai Gode menjadikan pengalaman ngopi malam di Artery terasa lebih bermakna dan autentik.

Jalan Trans Nasional Berlubang, Satlantas Polresta Mamuju Bergerak Lakukan Pengecoran

Bagi Anda yang berencana menghabiskan malam di Mamuju, jadikan Artery dan Kedai Gode sebagai bagian dari itinerary santai Anda. Karena terkadang, ketenangan terbesar justru ditemukan dalam secangkir kopi hangat di sudut kota yang paling tak terduga.

(End@)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

× Advertisement
× Advertisement