Mamuju – Proyek Perbaikan jalan Trans Sulawesi Tahun 2024 sepanjang 49 kilometer kecamatan Kalukku Kabupaten Mamuju yang menghubungkan Kecamatan Topoyo Kabupaten Mamuju Tengah (Mateng) dengan menelan Anggaran 112 Milyar rupiah yang dikerjakan oleh PT.Bumi Karsa.
Proyek perbaikan jalan Trans Nasional yang menghubungkan Kabupaten Mamuju Mamuju dan Mamuju Tengah (Mateng) itu, yang berkahir pada bulak Desember 2024 lalu, tentunya masyarakat sangat senang bahagia karena jalan sudah mulus.
Akan tetapi, sangat disayangkan dan kembali dikeluhkan oleh masyarakat serta pengendara amblesnya jalan yang berada di Kilo meter dua, Desa Babana, kecamatan Budong-budong, Kabupaten Mamuju Tengah (Mateng) yang mengancam keselamatan pengendara.
“ jalan ini baru selesai diperbaiki Desember tahun lalu, tapi sekarang sudah rusak begini dan sangat membahayakan bahkan mengamankan keselamatan pengendara yang melintas, ,” ujar Udin pengguna jalan yang melintas, Sabtu, 25/01/ 25.
Amblasnta jalan tersebut, diduga pekerjaan proyek tesebut dikerja adal-asalan tanpa memperhatikan kualitas material serta metode konstruksi yang digunakan oleh pelaksana.
“ ini lho anggarannya dua ratus juta lebih kok hasilnya begini baru beberapa minggu sudah rusak. Kami minta APH untuk memeriksa perusahaan yang mengerjakan jalan tersebut, sebab sangat tidak masuk akal hanya beberapa minggu sudah hancur begini, dan ini tentu merugikan Negara, ” Tutupnya.
Hingga berita ini terbitkan, Redaksi kabarsulbar.com telah berupaya melakukan konfirmasi ke pihak PT. Bumi Karsa namun tindak ada tanggapan.
End@




Komentar