Majene — Suasana hangat bercampur haru menyelimuti malam ramah tamah perpisahan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Sulawesi Barat Angkatan XXVI di Desa Puttada. Acara yang digelar sebagai penutup masa pengabdian mahasiswa ini berlangsung akrab, penuh canda, sekaligus sarat makna kebersamaan.
Hadir dalam kegiatan tersebut perangkat desa, tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh pemuda, hingga warga setempat yang selama ini menjadi “keluarga kedua” bagi para mahasiswa KKN. Tak sedikit senyum dan tawa, meski di sela-selanya terselip rasa berat untuk berpisah.
Dalam sambutannya, Kepala Desa Puttada, Hamma, M.S, menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas kontribusi mahasiswa KKN Universitas Sulawesi Barat selama berada di desa.
“Terima kasih kepada adik-adik mahasiswa KKN. Kalian datang membawa program, pulang meninggalkan kenangan. Desa ini jadi lebih ramai, bahkan ada warga yang nanti mungkin merasa sepi,” ujar Hamma, M.S disambut senyum hadirin, di Putta’da, (23/01/2026)

Babinsa Desa Puttada, Praka Supriadi
Ia menilai tema KKN “Dari Desa untuk Negeri, Menyemai Kekuatan Lokal Menuju Smart Village” bukan sekadar slogan. Menurutnya, berbagai program yang dijalankan mahasiswa telah mendorong partisipasi warga serta membantu mengangkat potensi lokal Desa Putta’da.
“Membangun negeri tidak selalu dimulai dari kota besar. Dari desa pun bisa, asal dilakukan dengan kebersamaan dan memahami kearifan lokal,” tambahnya.
Selain menyampaikan pesan perpisahan, Kepala Desa Puttada juga menyinggung sejumlah program unggulan pemerintah pusat, seperti Program Makan Bergizi Gratis dan Koperasi Desa Merah Putih, yang diharapkan mampu menopang perekonomian dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa.
“Tugas kita di desa adalah menyambut dan memanfaatkan program ini sebaik mungkin, agar benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” ungkapnya.
Malam ramah tamah ditutup dengan penyerahan cenderamata, kesan dan pesan dari perwakilan mahasiswa KKN, serta doa bersama.
Haru pun tak terelakkan, menandai berakhirnya masa pengabdian mahasiswa KKN Universitas Sulawesi Barat Angkatan XXVI di Desa Puttada—namun cerita dan kenangannya dipastikan akan tinggal lebih lama.
Turut hadir dalam kegiatan ini Babinsa Putta’da Sapriadi, Anggota DPRD Majene, Sekretaris Desa Gusman, serta sejumlah tokoh masyarakat, tokoh agama, dan tokoh pemuda. (San)




Komentar