News
Beranda » Berita » Danrem 142/Tatag Pimpin Langsung Groundbreaking Jembatan Gantung Salu patagang

Danrem 142/Tatag Pimpin Langsung Groundbreaking Jembatan Gantung Salu patagang

Pasangkayu – Komando Resor Militer (Korem) 142/Tatag menunjukkan komitmen nyata dalam mendukung pembangunan infrastruktur di wilayah, melalui keterlibatan langsung Komandan Korem 142/Tatag Brigjen TNI Hartono, S.I.P., M.M dalam kegiatan groundbreaking jembatan gantung Sungai Salu patagang, Kamis (2/4/2026). Kegiatan yang berlangsung di Lingkungan Tinapu, Kelurahan Pasangkayu, Kecamatan Pasangkayu ini menjadi tonggak awal peningkatan konektivitas dan kesejahteraan masyarakat setempat.

Sejumlah pejabat daerah dan unsur Forkopimda turut hadir dalam kegiatan tersebut, di antaranya Wakil Bupati Pasangkayu Dr. Hj. Erni Agus, Dandim 1427/Pasangkayu Letkol Arh Imam Hanafi, Kapolres Pasangkayu AKBP Joko Kusumadinata, serta tokoh masyarakat dan elemen pendidikan seperti pondok pesantren. Kehadiran berbagai unsur ini mencerminkan sinergi kuat antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam mendorong pembangunan yang berkelanjutan.

Dalam sambutannya, Brigjen TNI Hartono, S.I.P, M.M menegaskan bahwa pembangunan jembatan gantung ini bukan sekadar proyek fisik, melainkan bagian dari program strategis nasional yang digagas langsung oleh Presiden Republik Indonesia. Ia menjelaskan bahwa program tersebut berada di bawah komando Kepala Staf Angkatan Darat sebagai Satgas Pembangunan Jembatan Gantung di seluruh Indonesia.

“Groundbreaking ini bukan hanya seremoni peletakan batu pertama, tetapi wujud nyata perhatian negara dalam menjawab kebutuhan masyarakat, khususnya di wilayah yang masih menghadapi keterbatasan akses,” ujarnya.

Lebih lanjut, Danrem menekankan bahwa jembatan gantung ini memiliki peran vital dalam menunjang aktivitas ekonomi masyarakat, termasuk mempermudah distribusi hasil perkebunan seperti kelapa sawit dari wilayah pedalaman menuju pusat kota. Namun demikian, ia menilai aspek paling krusial dari pembangunan ini adalah dampaknya terhadap dunia pendidikan.

Kanwil Kemenkum Sulbar Matangkan RPD Triwulan II 2026

“Bapak Presiden sangat tersentuh melihat kondisi anak-anak sekolah yang harus menyeberangi sungai dengan berjalan kaki bahkan basah kuyup. Ini menjadi salah satu alasan utama percepatan pembangunan jembatan. Pendidikan adalah kunci utama kemajuan bangsa, dan akses menuju sekolah tidak boleh menjadi hambatan,” ungkapnya dengan tegas.

Ia juga mengingatkan bahwa rendahnya akses pendidikan akan berdampak langsung pada kualitas sumber daya manusia dan berpotensi meningkatkan angka kemiskinan. Oleh karena itu, pembangunan infrastruktur seperti jembatan gantung harus dimaknai sebagai investasi jangka panjang bagi peningkatan kualitas hidup masyarakat.

Kegiatan yang diawali dengan pembukaan, doa bersama, serta sambutan-sambutan tersebut berlangsung khidmat dan penuh antusiasme warga. Prosesi groundbreaking menjadi simbol dimulainya harapan baru bagi masyarakat Kelurahan Pasangkayu, khususnya mereka yang selama ini menghadapi kesulitan dalam mobilitas sehari-hari.

Dengan selesainya kegiatan pada pukul 10.20 WITA dalam keadaan aman dan lancar, diharapkan pembangunan jembatan gantung Sungai Salopatagang dapat segera terealisasi dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat luas, sekaligus menjadi bukti hadirnya negara dalam menjawab kebutuhan rakyat hingga ke pelosok daerah.

Ground breaking Jembatan Gantung Garuda Di Wilayah Kodim 1428/Mamasa Akan Menghubungkan Dua Dusun

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

× Advertisement
× Advertisement