
Mamuju, 30 Agustus 2025 – Kakanwil Kemenkum Sulbar, Sunu Tedy Maranto menyerahkan sertifikat penghargaan telah mengikuti Peacemaker Training kepada Kepala Desa Bonda, Abd. wahab.
Penyerahan sertifikat penghargaan itu diserahkan di acara puncak hari ulang tahun desa Bonda ke 33 di pelataran kantor desa Bonda Mamuju.
Dalam kesempatan itu, Kakanwil mengatakan bahwa Abdul Wahab selaku Kepala Desa Bonda berhak mendapatkan gelar non akademik “NL.P” yang memiliki arti Non Litigation Peacemaker.
“Titel tersebut akan dicantumkan di belakang nama para Kades. Pemberian gelar non akademik “NL.P” dilakukan secara ketat melalui serangkaian seleksi yang melibatkan sejumlah pemangku kepentingan. Tidak hanya Kementerian Hukum dan Mahkamah Agung, juga dilibatkan unsur lainnya, diantaranya Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi serta akademisi” sambung Kakanwil
Lebih lanjut dalam kesempatannya itu menilai dengan adanya PJA tahun 2025 yang diselenggarakan oleh Kementerian Hukum, menjadi kesempatan bagi Kades dan Lurah lainnya untuk menunjukkan prestasi, dedikasi dan karya terbaiknya sebagai hakim perdamaian atau juru damai di desa, dalam menyelesaikan masalah hukum yang tidak perlu masuk pengadilan
Sehingga hal ini merupakan bentuk apresiasi dan penghargaan dari negara atas peran strategis dan luar biasa para Kades dan Lurah, khususnya dalam menyelesaikan konflik di tengah masyarakatnya sehingga tidak sampai dibawa ke pengadilan
Tak hanya itu Kakanwil juga mengatakan bahwa kehadirannya dalam pelaksanaan kegiatan itu, selain memenuhi undangan peringatan hari jadi desa Bonda, juga menyerahkan sertifikat dari Kemenkum, serta secara khusus memberikan dukungan penuh kepada Kades Bonda yang akan segera berangkat ke Jakarta mengikuti ajang PJA 2025.
“Sebuah kebanggaan dan prestasi luar biasa desa Bonda, dari 648 desa di Sulbar, terpilih untuk mengikuti kontestasi PJA setelah melalui serangkaian seleksi yang sangat ketat. Sebagai informasi terdapat 3 desa di Sulbar yang akan mengikuti ajang PJA ini yaitu desa Bonda Mamuju, desa Mammi Polman dan desa Martasari Pasangkayu” Ucap Sunu Tedy Maranto
Kakanwil juga berharap dengan keikutsertaanTiga Desa tersebut, agar melakukan persiapan dengan baik untuk mengikuti audisi, harapan kami ada desa di Sulbar yang memperoleh predikat TOP10 atau TOP3 PJA. Ini bukan hanya prestasi desa atau kabupaten namun membawa nama baik Provinsi Sulawesi Barat.
Selain Kakanwil, hadir dalam kegiatan yang sama itu, Wakil Ketua DPRD Provinsi Sulbar, Wakil Bupati Mamuju, Kepala Dinas DKP Sulbar
Unsur Forkopimda Kabupaten dan Kecamatan, Para Kades se kecamatan Papalang, Tokoh agama, tokoh adat, tokoh masyarakat, tokoh pemuda dan para tokoh perempuan.