News
Beranda » Berita » Kasus HIV di Mamuju Tengah Mengkhawatirkan Pemda dan APH Diminta Razia Wisma dan Kos-Kosan

Kasus HIV di Mamuju Tengah Mengkhawatirkan Pemda dan APH Diminta Razia Wisma dan Kos-Kosan

Mamuju Tengah – Perwakilan Tokoh Pemuda Kabupaten Mamuju Tengah (Mateng), Muh. Masril, menyoroti kasus HIV (Human Immunodeficiency Virus) yang sangat meningkat. Merebaknya kasus HIV di Kabupaten termudah di Sulawesi Barat ini, agar menjadi perhatian bagi pemerintah setempat.

Untuk mengantisipasi kasus HIV yang terus menjamur, dia meminta Pemda Mamuju Tengah untuk melakukan razia penyakit masyarakat (Pekat) terhadap penginapan, wiswa, kost kosan serta THM.

” Ini sangat menyedihkan, Kabupaten Mamuju Tengah yang masih seumur jagung dan kabupaten yang termuda di Provinsi Sulawesi Barat, akan tetapi penyakit mematikan (HIV) sudah mulai merajalela, ” Kata Masril, Minggu, 16/02/25.

Mantan ketua Ikatan Pelajara Mamuju Tengah (IPM-Mateng) , Masril jugaenjelaskan, bahwa banyaknya jumlah penderita HIV, dikarenakan pergaulan bebas yang terjadi oleh rikalangan masyarakat.

“Kami pemudah di Mamuju Tengah, mendesak kepada Pemda bersama APH untuk melakukan razia khususnya di Wisma dan Penginapan Serta THM. Sebab, di Wisma dan Penginapan ketap kali terjadi prustitusi dikalangan remaja, itu dikarenakan kurangnya perhatian pemerintah setempat dalam melakukan pengawasan, apalagi kita sudah mau memasuki bulan suci ramadhan, ” Tegas Masril yang juga kader HMI Manakarra itu.

Tokoh Masyarakat Imbau Warga Tetap Tenang Pasca Insiden Pengeroyokan di Tapalang

Diketahui, Hingga 2025 tercatat 51 warga positif mengidap HIV, dengan persebaran kasus tertinggi di Kecamatan Topoyo (20 kasus), disusul Karossa (11 kasus), Tobadak (10 kasus), serta Pangale dan Budong-Budong masing-masing 5 kasus.

Situasi ini memicu keprihatinan dari berbagai pihak, termasuk perwakilan pemuda Mamuju Tengah menegaskan bahwa lonjakan ini harus ditanggapi dengan serius.

End@

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

× Advertisement
× Advertisement