News
Beranda » Berita » Penutupan Gema Sulbar 2025, Warga Mamuju Sesalkan kualitas Sound System

Penutupan Gema Sulbar 2025, Warga Mamuju Sesalkan kualitas Sound System

MAMUJU, SULBAR – Perhelatan Gema Sulbar 2025 yang diselenggarakan di Anjungan Pantai Manakarra, Mamuju, resmi ditutup pada Selasa malam (23/9). Namun, acara penutupan yang seharusnya menjadi puncak kemeriahan ini justru menyisakan kekecewaan mendalam bagi ribuan warga yang hadir.

Buruknya kualitas tata suara atau sound system menjadi sorotan utama, merusak seluruh rangkaian acara dan menyebabkan keluhan luas dari masyarakat.

​Sejak awal acara, penonton sudah mengeluhkan suara yang tidak jernih, sering pecah, bahkan terkadang mati total. Puncaknya terjadi saat penampilan musisi lokal dan nasional yang dinantikan.

Suara vokal yang tidak terdengar jelas dan musik yang terdistorsi membuat suasana menjadi tidak nyaman dan mengurangi antusiasme penonton. Banyak warga memilih meninggalkan lokasi acara lebih awal karena merasa kecewa.

​”Kami sudah menunggu acara ini berhari-hari, tapi kecewa sekali. Suaranya tidak enak didengar, penyanyinya jadi tidak maksimal,” ujar salah seorang pengunjung dengan nada kesal.

Kakanwil dan Pimti Kemenkum Sulbar Ikuti Kick Off Meeting IRH, Perkuat Komitmen Reformasi Hukum

Ia menyayangkan kurangnya persiapan teknis dari panitia. “Ini acara besar, seharusnya panitia bisa lebih profesional. Sound system itu fundamental, kalau jelek ya semuanya jadi berantakan,” tambahnya.

Diketahui, penyanyi Juan Reza hadir dengan bawakan lagu hitsnya yang berhasil menyedot perhatian ribuan warga. Namun, kualitas tata suara atau sound system yang hancur.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

× Advertisement
× Advertisement