News
Beranda » Berita » Respons Isu Kelangkaan, Wagub Sulbar Pastikan Ketersediaan Infus di RS Regional Jelang Nataru

Respons Isu Kelangkaan, Wagub Sulbar Pastikan Ketersediaan Infus di RS Regional Jelang Nataru

Mamuju — Menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru, Wakil Gubernur Sulawesi Barat Salim S. Mengga, melakukan peninjauan langsung ke Rumah Sakit Regional untuk memastikan ketersediaan infus dan obat-obatan bagi pasien, Senin malam (22/12).

Langkah itu diambil setelah sempat beredar kabar bahwa rumah sakit tersebut mengalami kekosongan stok infus, sehingga menimbulkan kekhawatiran di tengah masyarakat.

Dalam pantauan di lokasi, pasangan Gubernur Sulbar Suhardi Duka ini menegaskan bahwa kebutuhan infus telah dipenuhi dan distribusi kembali normal. Ia menyebutkan bahwa pihaknya bergerak cepat berkoordinasi dengan manajemen rumah sakit dan pemasok agar pelayanan pasien tidak terganggu.

“Kami pastikan ketersediaan infus aman. Tidak boleh ada gangguan pelayanan, apalagi di masa libur panjang seperti Natal dan Tahun Baru. Pemprov bersama pihak rumah sakit sudah menyiapkan langkah antisipatif agar stok tetap terjaga,” ujar Wakil Gubernur Salim S Mengga.

Lebih jauh, ia menambahkan bahwa pemerintah akan terus meningkatkan sistem pengawasan dan respons cepat terhadap potensi kekurangan alat medis di fasilitas kesehatan. Menurutnya, pelayanan kesehatan tidak boleh menunggu viral dulu baru bertindak.

Refleksi 12 Tahun IJS, Irham Aziz: Organisasi Ini Lahir dari Perlawanan Terhadap Intimidasi Pers

“Kami tidak ingin ada lagi pelayanan yang tersendat. Pemerintah harus hadir lebih cepat dari masalah. Kita benahi bersama agar pelayanan kesehatan di Sulbar semakin profesional dan responsif,” tegas Salim S Mengga.

Sementara pihak Rumah Sakit Regional juga memberikan klarifikasi terkait kabar kehabisan infus yang sempat viral. Mereka menyebut keadaan tersebut hanya terjadi sesaat akibat keterlambatan pengiriman dari distributor.

Saat ini, pihak rumah sakit memastikan stok infus berada dalam kondisi aman dengan jumlah 2.000 botol cairan infus yang telah tersedia, serta 5.000 botol tambahan yang sedang dalam proses pengiriman.

“Ketersediaan saat ini mencukupi. Dengan tambahan 5.000 botol yang sedang dikirim, kami pastikan stok untuk pelayanan selama Natal dan Tahun Baru aman,” kata Bachtiar, Staf Bagian Penunjang Rs. Regional Sulbar.

Dengan kepastian ketersediaan infus tersebut, pemerintah daerah berharap masyarakat tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh informasi yang belum terverifikasi. Pemerintah juga menegaskan komitmen untuk terus memantau kesiapan fasilitas kesehatan menjelang momentum liburan akhir tahun, tutup Wagub. (Rls)

Perkuat Disiplin Anggota, Kasi Propam Polresta Mamuju Lakukan Pengecekan Langsung di Lapangan

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

× Advertisement
× Advertisement