Mamuju, Kabarsulbar.com – Pesona Pulau Karampuang kembali menjadi sorotan. Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Mamuju Ariadi Ihsan menegaskan bahwa potensi bawah laut, khususnya terumbu karang yang menghiasi perairan pulau yang terletak tepat di depan wajah Kota Mamuju ini, masih berada dalam kondisi yang sangat alami dan terjaga.
Keaslian yang Menjadi Daya Tarik Utama
Dalam tinjauannya, Kadis Pariwisata Mamuju menyampaikan bahwa ekosistem terumbu karang di Pulau Karampuang merupakan aset berharga yang sulit ditemukan di tempat lain.
Kejernihan air dan keberagaman biota laut yang mendiami karang-karang tersebut menjadikan Karampuang sebagai destinasi unggulan bagi para pecinta snorkeling dan diving.
” Kita memiliki kekayaan bawah laut yang luar biasa. Terumbu karang di Karampuang ini masih sangat alami. Ini adalah potensi wisata yang bukan hanya indah secara estetika, tapi juga menjadi paru-paru laut yang harus kita jaga bersama,” ujarnya, Selasa, 10/02/26.
Pengembangan Wisata Berbasis Konservasi
Pemerintah Kabupaten Mamuju melalui Dinas Pariwisata berkomitmen untuk mengembangkan potensi ini tanpa merusak ekosistem yang ada. Fokus utamanya adalah:
Ekowisata: Mengajak wisatawan menikmati keindahan laut dengan prinsip ramah lingkungan.
Edukasi Masyarakat: Melibatkan penduduk lokal dalam menjaga terumbu karang dari praktik penangkapan ikan yang merusak.
Peningkatan Fasilitas: Memperbaiki akses dan sarana penunjang bagi wisatawan agar kenyamanan tetap terjaga tanpa mengganggu habitat alami.
Undangan bagi Para Pelancong
Kadis Pariwisata juga mengajak wisatawan, baik lokal maupun mancanegara, untuk datang dan membuktikan sendiri keajaiban bawah laut Karampuang. Dengan jarak tempuh yang hanya sekitar 15 hingga 20 menit menggunakan perahu dari pusat kota, Pulau Karampuang siap menjadi ikon wisata bahari andalan Sulawesi Barat.
Keaslian terumbu karang ini diharapkan dapat terus lestari, menjadi warisan bagi generasi mendatang sekaligus penggerak roda ekonomi kreatif di sektor pariwisata Mamuju.




Komentar