Mamuju, Kabarsulbar.com – Gema takbir dan salam penutup salat Tarawih menjadi sinyal “start” bagi para relawan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Mamuju Bambu. Bukannya beristirahat, tim relawan justru terpantau langsung tancap gas di dapur umum dan pusat logistik untuk mempersiapkan program Makan Bergizi Gratis (MBG) bagi Siswa Sekolah dan 3B, Rabu (4/3/2026) malam.
Aksi cepat ini merupakan bagian dari komitmen SPPG Mamuju Bambu untuk memastikan program strategis yang menyentuh rakyat kecil tidak hanya menjadi wacana, tetapi langsung dirasakan manfaatnya secara nyata.
Persiapan Logistik hingga Larut Malam
Kesibukan terlihat jelas di posko utama. Sejumlah relawan tampak bahu-membahu menyortir bahan pangan berkualitas dan memastikan standar nutrisi terpenuhi.
Langkah “Gaspol” ini diambil agar paket makanan siap didistribusikan tepat waktu.
” Kami tidak ingin menunda-nunda. Begitu Tarawih selesai, semua mesin organisasi langsung bergerak. Fokus kami malam ini adalah memastikan logistik Makan Bergizi Gratis siap 100%,” ujar Kepala SPPG Mamuju Bambu Agnes Beatrice.
Pilar Gerakan Malam Ini
Ada tiga fokus utama yang dilakukan relawan dalam aksi “Gaspol” malam ini:
Quality Control Bahan Pangan: Memastikan protein dan sayuran dalam kondisi segar.
Pemetaan Distribusi: Menentukan titik-titik yang menjadi prioritas penerima MBG.
Mobilisasi Armada: Menyiapkan kendaraan operasional agar pengiriman tidak terkendala jarak dan waktu.
Bukan Sekadar Politik, Tapi Kemanusiaan
Gerakan ini menegaskan bahwa SPPG Mamuju Bambu ingin hadir di tengah masyarakat dengan solusi konkret. Program MBG ini dinilai sangat krusial di bulan Ramadan untuk membantu pemenuhan gizi.
” Usai ibadah Tarawih langsung kita eksekusi. Ini adalah bukti nyata kerja keras relawan di lapangan,” tambah Agnes.
Dengan semangat yang membara meski di tengah malam, SPPG Mamuju Bambu membuktikan bahwa dedikasi mereka tetap stabil di gigi tinggi demi pemenuhan Gizi anak.




Komentar