Pasangkayu – Dalam rangka mendukung upaya Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan, dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN), Forum Komunikasi dan Konsultasi (FORKOMKON) menggelar kegiatan bertema “Sukses Pilkada Tanpa Narkoba” di salah satu hotel di Pasangkayu, Senin, 18/11/24
Kegiatan ini dihadiri oleh berbagai elemen masyarakat, termasuk perwakilan pemerintah daerah, aparat penegak hukum, lembaga swadaya masyarakat, tokoh agama, tokoh pemuda, serta pelajar. Tujuan utama kegiatan ini adalah meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap bahaya narkoba, khususnya dalam momentum Pilkada yang berpotensi menjadi celah penyalahgunaan narkoba oleh oknum tertentu.
Kepala Badan Kesbangpol Provinsi Sulawesi Barat Herdin Ismail, dalam sambutannya menyampaikan pentingnya sinergi semua pihak untuk menciptakan Pilkada yang bersih dari pengaruh narkoba. “Pilkada adalah momen penting dalam menentukan masa depan daerah. Oleh karena itu, kita semua harus memastikan bahwa proses demokrasi ini berjalan tanpa campur tangan negatif, termasuk penyalahgunaan narkoba,” ujarnya.
Herdin Ismail menambahkan, bahwa Gubernur Sulawesi Barat menetapkan delapan agenda prioritas untuk mendukung pembangunan dan stabilitas daerah. Salah satu agenda utama yang menjadi perhatian adalah memastikan pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Serentak 2024 berjalan dengan sukses berdasarkan prinsip LUBER (Langsung, Umum, Bebas, dan Rahasia) dan JURDIL (Jujur dan Adil), serta menciptakan suasana yang aman dan damai di seluruh wilayah Provinsi Sulawesi Barat.
Dalam rangka mendukung pelaksanaan agenda ini, Herdin Ismail, selaku Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Provinsi Sulawesi Barat, menegaskan pentingnya persiapan yang matang dan koordinasi lintas sektor. “Pilkada Serentak 2024 akan menjadi tonggak penting dalam menentukan pemimpin daerah yang kredibel dan membawa perubahan positif. Oleh karena itu, persiapan yang menyeluruh harus menjadi fokus utama,” ujarnya.
Plt. Kepala Badan Kesbangpol Provinsi Sulawesi Barat juga menegaskan, bahwa perlunya penguatan sinergi antara pemerintah daerah, Komisi Pemilihan Umum (KPU), Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu), aparat keamanan, dan masyarakat untuk memastikan seluruh tahapan Pilkada berjalan lancar. Fokus utama adalah meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya berpartisipasi dalam Pilkada serta menjaga kondusivitas selama proses berlangsung.

Selain fokus pada kesiapan teknis, Plt. Kepala Badan Kesbangpol juga menyoroti isu krusial lainnya, yakni netralitas Aparatur Sipil Negara (ASN) di seluruh jajaran pemerintah daerah.
“ASN harus menjaga netralitas pada Pilkada 2024 mendatang. Tidak ada toleransi terhadap upaya-upaya yang dapat mencederai integritas pelaksanaan Pilkada yang demokratis,” tegas Herdin Ismail.
Ia juga menegaskan bahwa netralitas ASN adalah salah satu faktor utama dalam mewujudkan Pilkada yang LUBER (Langsung, Umum, Bebas, Rahasia) dan JURDIL (Jujur, Adil). “setiap tindakan ASN yang menunjukkan keberpihakan kepada salah satu calon kepala daerah dapat merusak kepercayaan masyarakat terhadap proses demokrasi” tegasnya
Di samping itu, persiapan teknis Pilkada juga terus digenjot. Beberapa prioritas meliputi pelaksanaan tahapan Pilkada yang tepat waktu, peningkatan partisipasi pemilih melalui edukasi masyarakat, dan koordinasi intensif dengan penyelenggara pemilu, yakni KPU dan Bawaslu.
Melalui pendekatan menyeluruh yang mencakup kesiapan teknis dan penegakan netralitas ASN, Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat optimis dapat mewujudkan Pilkada Serentak 2024 yang damai, demokratis, dan bermartabat. Tutup Herdin Ismail.
Dalam pelaksanaan Kegiatan Forum Komunikasi dan Konsultasi Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (FORKOMKON P4GN terdapat beberapa Rangkaian kegiatan meliputi Diskusi Panel dari beberapa Narasumber diantaranya Drs. H. Herdin Ismail, MM (Plt. Kepala Badan Kesbangpol Provinsi Sulawesi Barat) Syafri Syam, S.Pd., M.Si (Kabag Umum BNN Prov. Sulbar), Aiptu Junaidi (Kaur Mintu Polres Pasangkayu), Muhammad Abduh, S.Pd., M.Pd (Kepala Badan Kesbangpol Kab. Pasangkayu).
Melalui kegiatan ini, FORKOMKON berharap masyarakat semakin sadar akan bahaya narkoba dan turut berperan aktif dalam menciptakan lingkungan yang sehat dan aman, terutama dalam momen penting seperti Pilkada.
(Rahmat)




Komentar