Keterangan Gambar: Antrian Solar hingga ke Jalur Dua Trans Sulawesi Jl. Ir.H.juanda Mamuju, pukul. 07.30 wita Kamis, 02/04/26
Mamuju, Kabarsulbar.com – Kelangkaan Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis Solar kembali memicu antrean panjang di sejumlah titik di Kabupaten Mamuju. Salah satu titik terpantau di SPBU Kali Mamuju, di mana deretan truk dan kendaraan besar mengular hingga menutupi sebagian badan jalan utama.
Krisis Solar di Jalur Trans Sulawesi
Kondisi ini telah berlangsung selama beberapa hari terakhir. Kelangkaan stok membuat para sopir harus berebut kuota harian yang terbatas. Akibatnya, kendaraan sudah mulai memadati area sekitar SPBU bahkan sebelum pasokan tangki Pertamina tiba di lokasi.
Kendaraan yang parkir di bahu jalan menyebabkan penyempitan jalur, memicu kemacetan panjang pada jam keberangkatan kantor dan sekolah.
Rata-rata sopir menghabiskan waktu 4 hingga 8 jam hanya untuk mendapatkan solar.
Banyak kendaraan logistik lintas provinsi yang terpaksa berhenti total, mengancam distribusi barang kebutuhan pokok.
Kekecewaan mendalam dirasakan oleh para pengemudi angkutan umum dan logistik. Mereka mengaku produktivitas menurun drastis karena waktu habis terbuang di dalam antrean.
” Stok sering habis tepat saat kami sudah dekat dengan pompa. Kami minta kejelasan dari pemerintah dan Pertamina, apakah ini masalah pengiriman atau memang kuotanya dikurangi? Kami kerja mengejar waktu, kalau begini terus kami rugi di ongkos jalan,” ujar Rahman, seorang sopir truk lintas daerah.
Berdasarkan pantauan di lapangan, beberapa poin utama penyebab krisis ini diduga karena:
Keterlambatan Distribusi: Pasokan yang tidak menentu dari depo pengisian.
Peningkatan Volume Kendaraan: Meningkatnya aktivitas proyek pembangunan di Sulawesi Barat yang membutuhkan mobilitas alat berat.
Keluhan warga mengenai adanya oknum yang membeli solar dalam jumlah besar menggunakan jeriken atau tangki modifikasi masih menjadi isu hangat yang perlu diawasi aparat.
Masyarakat dan pengguna jalan mendesak Dinas Perdagangan serta aparat kepolisian untuk melakukan pengawasan langsung di SPBU, Diperlukan pengaturan lalu lintas yang lebih sigap agar antrean truk tidak membahayakan pengguna jalan lain, terutama pada malam hari karena minimnya penerangan di sekitar ekor antrean.
Hingga berita ini dilaporkan, antrean di SPBU Kali masih memanjang hingga ke jalur dua. Jalan Ir. H. Juanda Mamuju jalur Trans Sulawesi dan belum ada tanda-tanda normalisasi pasokan secara signifikan.




Komentar