Keterangan gambar: Miniatur Perahu Sandeq yang merupakan salah satu produk unggulan Rutan Mamuju
Mamuju, –Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Mamuju terus mendorong kreativitas Warga Binaan melalui program pembinaan kemandirian. Salah satu hasilnya terlihat dari pembuatan miniatur Perahu Sandeq yang kini menjadi produk unggulan, bertempat di Area Bimbingan Kerja (Bimker), Jumat (17/04).
Miniatur Perahu Sandeq tersebut dibuat secara teliti oleh Warga Binaan, mulai dari tahap perancangan hingga proses finishing. Menariknya, sebagian bahan yang digunakan berasal dari material daur ulang, sehingga tidak hanya bernilai estetika, tetapi juga memiliki nilai ramah lingkungan.
Produk ini juga memiliki nilai representatif, karena mewakili Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Sulawesi Barat dalam lomba souvenir tingkat nasional dalam rangka memperingati Hari Bhakti Pemasyarakatan ke-62. Sebelumnya, miniatur Perahu Sandeq ini juga pernah digunakan sebagai souvenir pada kegiatan Festival Sandeq tahun 2022.
Kepala Rutan Kelas IIB Mamuju, Sudirman, S.E, menyampaikan apresiasinya terhadap kreativitas warga binaan yang mampu menghasilkan karya bernilai tinggi. Ia menegaskan bahwa pembinaan kemandirian menjadi salah satu fokus utama dalam membekali Warga Binaan dengan keterampilan.
“Miniatur Perahu Sandeq ini menjadi bukti bahwa warga binaan memiliki potensi besar yang dapat dikembangkan. Kami terus mendorong mereka untuk berkarya, sehingga nantinya dapat menjadi bekal positif saat kembali ke masyarakat,” ucapnya.
Karutan menambahkan bahwa keikutsertaan dalam lomba souvenir tingkat nasional menjadi motivasi tersendiri bagi Warga Binaan untuk terus meningkatkan kualitas karya.
“Diharapkan, produk unggulan ini tidak hanya mampu bersaing, tetapi juga dapat memperkenalkan kearifan lokal Sulawesi Barat ke tingkat yang lebih luas,” tuturnya.




Komentar