Mamuju, Kabarsulbar.com – Pengguna jalan dan warga yang melintas di jalur utama menyampaikan keluhan terkait tumpahan material padat yang memicu debu pekat di sepanjang ruas jalur dua JL. IR juanda dan jalan Andi Dai (Jalan Tuna) Mamuju, Sulawesi Barat.
Kondisi ini dinilai sangat mengganggu kenyamanan serta membahayakan keselamatan para pengendara, khususnya roda dua.
Berdasarkan pantauan di lapangan, tumpahan material tersebut tercecer di beberapa titik badan jalan. Saat cuaca panas dan kendaraan melintas dengan kecepatan tinggi, material tersebut terbang tertiup angin hingga membentuk kabut debu yang menyelimuti area sekitar.
Salah seorang warga setempat, menyampaikan bahwa debu tersebut tidak hanya mengganggu jarak pandang (visibilitas), tetapi juga menyebabkan sesak napas dan iritasi mata.
” Kalau lewat sini harus ekstra hati-hati. Selain jalannya jadi licin saat hujan karena material lumpur, debunya sangat pekat. Jarak pandang jadi pendek, sangat bahaya buat motor,” ujarnya pada Kamis (23/4).
Tumpahan ini diduga berasal dari truk pengangkut material yang tidak menggunakan penutup terpal secara rapat saat melintas. Akibatnya, material tercecer perlahan dan menumpuk di aspal.
Warga berharap pihak terkait, baik penyedia jasa angkutan maupun instansi pemerintah, segera mengambil langkah nyata, seperti:
Penyiraman Jalan: Melakukan penyiraman secara berkala untuk menekan intensitas debu.
Pembersihan Material: Menyingkirkan sisa material yang menumpuk di bahu jalan.
Penertiban Truk: Memberikan teguran keras kepada pengemudi truk yang tidak mematuhi standar keamanan pengangkutan (safety transport).
Hingga berita ini diturunkan, warga masih menanti langkah pembersihan agar jalur tersebut kembali aman dan nyaman untuk dilalui masyarakat demi mencegah terjadinya kecelakaan lalu lintas.




Komentar