Mamuju
Beranda » Berita » Dari Kelas Iqra’ Hingga Juz Amma, Rutan Mamuju Berkolaborasi Dengan Kemenag Mamuju Perkuat Pembinaan Keagamaan Warga Binaan

Dari Kelas Iqra’ Hingga Juz Amma, Rutan Mamuju Berkolaborasi Dengan Kemenag Mamuju Perkuat Pembinaan Keagamaan Warga Binaan

Keterangan gambar: Pelaksaanaan Kelas Juz Amma Warga Binaan oleh Penyuluh Kemenag Mamuju

-Mamuju -Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Mamuju terus berkomitmen meningkatkan pembinaan kepribadian bagi Warga Binaan melalui kegiatan keagamaan. Salah satu upaya tersebut diwujudkan melalui pengajian rutin yang dilaksanakan bekerja sama dengan Penyuluh Agama Islam Kementerian Agama Kabupaten Mamuju, bertempat di Masjid At-Taubah, Kamis (23/04).

Kegiatan pengajian ini diikuti oleh sejumlah Warga Binaan dengan penuh antusias. Dalam pelaksanaannya, metode pembelajaran dibagi menjadi dua kelompok, yakni kelas Iqra bagi peserta yang masih tahap dasar dalam membaca Al-Qur’an, serta kelas Juz Amma bagi mereka yang telah memiliki kemampuan membaca lebih lanjut. Pembagian kelas ini bertujuan agar proses pembelajaran dapat berjalan lebih efektif dan sesuai dengan tingkat kemampuan masing-masing Warga Binaan. Para penyuluh agama memberikan bimbingan secara intensif, mulai dari pengenalan huruf hijaiyah hingga pelafalan ayat-ayat pendek dalam Al-Qur’an.

Ditemui secara terpisah, Kepala Rutan Kelas IIB Mamuju, Sudirman, S.E, menyampaikan bahwa kegiatan pengajian rutin ini merupakan bagian penting dari program pembinaan kerohanian di dalam rutan.

“Melalui kegiatan ini, kami berharap Warga Binaan dapat memperbaiki diri, meningkatkan keimanan dan ketakwaan, serta menjadikan Al-Qur’an sebagai pedoman hidup ketika kembali ke masyarakat,” ucapnya.

Warga Keluhkan Tumpahan Material Berdebu di Jalan Raya, Ganggu Jarak Pandang dan Keselamatan

Ia juga menambahkan bahwa kolaborasi dengan Kementerian Agama menjadi langkah strategis dalam menghadirkan pembinaan yang berkualitas dan berkelanjutan.

“Dengan adanya pengajian rutin ini, diharapkan Warga Binaan tidak hanya mendapatkan bekal keterampilan, tetapi juga pembinaan mental dan spiritual yang kuat sebagai bekal menjalani kehidupan yang lebih baik di masa mendatang,” tambahnya.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

× Advertisement
× Advertisement