Pasangkayu TNI
Beranda » Berita » Menyentuh Hati: Aksi Nyata Prajurit Vovasanggayu Ringankan Beban Kaum Duafa

Menyentuh Hati: Aksi Nyata Prajurit Vovasanggayu Ringankan Beban Kaum Duafa

Pasangkayu, Kabarsulbar.com – Di tengah rutinitas latihan fisik yang berat dan penjagaan kedaulatan yang ketat, prajurit Batalyon Infanteri TP 874 Vovasanggayu menunjukkan sisi lembut mereka. Melalui aksi peduli kasih, para prajurit menyisihkan sebagian rezeki dan tenaga untuk menyantuni kaum duafa dan warga kurang mampu di wilayah sekitar markas komando.

​Mengetuk Pintu, Berbagi Harapan
​Berbeda dengan kegiatan seremonial pada umumnya, aksi kali ini dilakukan secara door-to-door. Prajurit Vovasanggayu berjalan kaki menyusuri gang-gang sempit dan pemukiman warga untuk mengantarkan paket sembako serta bantuan keperluan pokok lainnya.

​Langkah ini diambil agar bantuan tepat sasaran dan para prajurit dapat mendengar langsung keluh kesah serta aspirasi masyarakat di tingkat paling bawah.

​Aksi sosial ini mencakup beberapa program bantuan strategis, di antaranya:
​Jumat Berkah Vovasanggayu: Pemberian paket bahan pangan pokok (beras, minyak, dan telur) kepada lansia tunggal dan janda kurang mampu.

Ibu Radia usia 80 thun​, salah seorang penerima manfaat yang hidup sebatang kara, tak kuasa menahan haru saat sejumlah prajurit mendatangi rumahnya membawa bantuan.

Tetesan Kemanusiaan: Bakti Prajurit Yonif TP 874 Vovasanggayu di Tengah Rakyat

​” Saya tidak menyangka bapak-bapak tentara yang gagah begini mau masuk ke rumah kecil saya. Mereka tidak hanya memberi makanan, Saya merasa seperti dikunjungi anak sendiri,” tuturnya lirih.

​Komandan Yonif TP 874 Vovasanggayu Letkol Inf Nasrullah menegaskan bahwa kegiatan ini adalah bentuk syukur sekaligus implementasi dari Delapan Wajib TNI, khususnya poin kedelapan yaitu menjadi contoh dan memelopori usaha-usaha untuk mengatasi kesulitan rakyat sekelilingnya.

​” Prajurit Vovasanggayu harus memiliki kepekaan sosial. Kekuatan kita adalah doa dari rakyat, terutama mereka yang sedang dalam kesulitan. Kita ingin memastikan bahwa tidak ada warga di sekitar kita yang merasa berjuang sendirian,” tegas Danyonif.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

× Advertisement
× Advertisement