Majene – Kantor Wilayah Kementerian Hukum Sulawesi Barat bersama Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Majene kembali menunjukkan komitmen dalam mendorong perlindungan kekayaan intelektual di lingkungan akademik melalui kegiatan pencatatan hak cipta yang digelar bertepatan dengan momentum wisuda, Senin (27/4/2026).
Kepala Kantor Wilayah Kemenkum Sulawesi Barat, Saefur Rochim, menyampaikan apresiasi tinggi kepada STAIN Majene atas konsistensinya mendukung penguatan budaya sadar kekayaan intelektual. Ia menegaskan bahwa kegiatan tersebut bukan sekadar seremonial, melainkan bentuk nyata penghargaan terhadap karya intelektual civitas akademika.
“Ini adalah kali kedua kegiatan pencatatan hak cipta dilaksanakan di STAIN Majene. Hal ini menunjukkan komitmen kuat dalam menumbuhkan budaya menghargai karya,” ujar Saefur Rochim.
Ia menjelaskan, kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya bersama meningkatkan kesadaran pentingnya kekayaan intelektual sejak dini, dimulai dari perlindungan hak cipta di kalangan akademisi.
Dalam kesempatan itu, Saefur Rochim juga memperkenalkan inovasi Metangga Mamea, yang bermakna menyadarkan sejak dini. Inovasi tersebut dihadirkan sebagai langkah strategis membangun kesadaran masyarakat terhadap pentingnya perlindungan kekayaan intelektual, khususnya di Sulawesi Barat.
Melalui inisiatif tersebut, STAIN Majene tercatat telah mendaftarkan 402 hak cipta, dan menjadi perguruan tinggi pelopor yang kemudian diikuti secara bertahap oleh kampus lain di Sulawesi Barat.
Pada kegiatan kali ini juga diserahkan sebanyak 189 sertifikat hak cipta yang terdiri atas karya mahasiswa Program Sarjana (S1), Magister (S2), serta dosen. Penyerahan sertifikat ini menjadi bukti tumbuhnya semangat berkarya sekaligus kesadaran akan pentingnya perlindungan hukum atas karya intelektual di lingkungan pendidikan tinggi.
“Kami berharap mahasiswa tidak hanya menjadi pengguna ilmu pengetahuan, tetapi juga mampu menjadi pencipta karya yang bernilai dan terlindungi secara hukum,” tambahnya.
Menurutnya, para wisudawan dan wisudawati memiliki potensi besar sebagai generasi kreatif dan inovatif. Karena itu, perlindungan terhadap hasil karya intelektual menjadi penting untuk memberikan kepastian hukum sekaligus meningkatkan daya saing di masa depan.
Di akhir sambutannya, Saefur Rochim menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh wisudawan dan wisudawati STAIN Majene serta berharap ilmu yang diperoleh dapat menjadi bekal untuk memberikan kontribusi terbaik bagi masyarakat, bangsa, dan negara.




Komentar