Mamuju – Ketua Dharma Wanita Persatuan Kanwil Kemenkum Sulbar, Siti Fajar Ningrum Rochim mengajak seluruh anggota DWP di jajarannya agar memperkuat kebersamaan, serta membuka lembaran baru dalam semangat kekeluargaan.
Hal itu disampaikannya pada pelaksanaan kegiatan Halal Bihalal Idulfitri 1447 Hijriah yang dirangkaikan dengan Peringatan Hari Kartini 2026 di aula Pengayoman, Kamis (30/4). Kegiatan ini menjadi momentum mempererat silaturahmi sekaligus meneguhkan semangat perempuan dalam membangun keluarga, organisasi, dan masyarakat.
Ia juga menegaskan bahwa peringatan Hari Kartini bukan sekadar mengenang sejarah, tetapi menjadi pengingat akan pentingnya peran perempuan masa kini. Menurutnya, perempuan saat ini adalah sosok yang mendidik generasi penerus, mendampingi keluarga, serta turut berkarya dan berkontribusi bagi daerah dan bangsa.
“Emansipasi bukan berarti meninggalkan kodrat, tetapi bagaimana perempuan mampu menyeimbangkan peran. Di rumah menjadi madrasah pertama, di organisasi menjadi mitra yang cerdas, dan di masyarakat menjadi penggerak yang peduli,” ujarnya.
Lebih lanjut, ia mengajak seluruh anggota DWP Sulbar menjadikan organisasi sebagai rumah bersama yang teduh, tempat saling menguatkan, berbagi ilmu, dan menghadirkan karya nyata bagi masyarakat.
Bentuk kontribusi tersebut antara lain melalui kepedulian terhadap stunting, pemberdayaan UMKM binaan, hingga menjaga generasi muda dari bahaya narkoba dan pergaulan bebas.
Dengan mengusung semangat Kartini, DWP Kanwil Kemenkum Sulbar berkomitmen terus mendorong perempuan menjadi pribadi yang cerdas, berdaya, santun, dan mampu memberi manfaat nyata bagi keluarga serta masyarakat.
Sementara itu, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum Sulawesi Barat menyampaikan pentingnya menumbuhkan jiwa dermawan dan kepedulian sosial sebagai bentuk kontribusi nyata kepada masyarakat. Menurutnya, nilai kepedulian dan semangat berbagi perlu terus ditanamkan dalam kehidupan sehari-hari, baik di lingkungan kerja maupun dalam kehidupan bermasyarakat.
Selain itu, ia juga menekankan peran strategis perempuan dalam menjaga keharmonisan keluarga, memperkuat persatuan, serta menjadi agen perubahan yang positif di lingkungan kerja maupun kehidupan sosial.
“Perempuan memiliki kontribusi besar dalam membangun karakter keluarga, menjaga nilai kebersamaan, serta mendorong terciptanya lingkungan yang harmonis dan produktif,” ujarnya di sela kegiatan.
Melalui tema yang mengangkat semangat Kartini, diharapkan meneladani nilai-nilai perjuangan, kemandirian, dan semangat emansipasi perempuan dalam menjalankan tugas serta tanggung jawab di berbagai bidang.




Komentar