Mamuju
Beranda » Berita » Polusi dan Debu Truk Material Bahayakan Kesehatan, Warga Manalisse Desa Tadui Ancam Hentikan Aktivitas Penimbunan Gudang PT. Surya Mas ​

Polusi dan Debu Truk Material Bahayakan Kesehatan, Warga Manalisse Desa Tadui Ancam Hentikan Aktivitas Penimbunan Gudang PT. Surya Mas ​

Mamuju, Kabarsulbar.com – Aktivitas penimbunan lahan untuk pembangunan gudang milik PT. Surya Mas di wilayah Manalisse Desa Tadui, Kecamatan Mamuju, Kabupaten Mamunu terancam dihentikan total oleh warga setempat.

Keresahan puncak masyarakat dipicu oleh kepulan debu pekat serta polusi udara dari armada truk pemuat material yang beroperasi setiap hari tanpa memperhatikan dampak lingkungan di kawasan permukiman.

​Lalu lalang truk berkapasitas besar yang mengangkut material tanah dan pasir kini menjadi pemicu utama rusaknya kualitas udara di Dusun Manalisse. Kondisi di lapangan menunjukkan beberapa poin krusial:

​Pekatnya Polusi Debu: Muatan material yang sering kali tidak ditutup rapat membuat pasir dan tanah tercecer di jalan raya, lalu tergilas ban kendaraan hingga membentuk badai debu halus.

​Kesehatan Warga Terancam: Keluhan Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA), batuk kronis, iritasi mata, hingga alergi kulit mulai merata dialami masyarakat—terutama kelompok rentan seperti anak-anak dan lansia.

Peserta PKN 2 Kemenkes, AKBP Mauluddin: Pembentukan Tim Efektif Ketuk Doors TBC Polda Sulbar bersinergi Optimalkan Solusi Atasi Stigma dan Temukan Kasus Lebih Awal

​Gangguan Ruang Publik & Kenyamanan: Asap pekat knalpot, kebisingan armada truk, serta debu yang masuk hingga ke dalam rumah-rumah ibadah dan permukiman sangat mengganggu aktivitas harian warga.

​Jenuh karena aspirasinya tak kunjung diindahkan oleh pihak pengembang maupun kontraktor, warga Dusun Manalisse menyatakan siap mengambil tindakan hukum dan aksi lapangan jika situasi ini terus dibiarkan.

​” Setiap hari kami terpaksa menghirup polusi dan debu pekat dari truk material penimbunan ini. Kami tidak menolak investasi, tapi kesehatan keluarga kami tidak bisa ditawar! Jika PT. Surya Mas tidak segera membenahi dampak lingkungan ini, kami warga bersatu yang akan turun menghentikan seluruh aktivitas penimbunan, ” Tegas Salah Satu Warga Dusun Manalisse, Sabtu, 01/08/26.

​Untuk mencegah terjadinya penutupan paksa di lokasi proyek, warga mendesak pihak manajemen dan dinas terkait untuk merealisasikan poin tuntutan berikut:
​Penyiraman Intensif Lintasan: Melakukan penyiraman jalan secara berkala (minimal 3–4 kali sehari) menggunakan armada tangki air guna menahan laju debu.
​Standardisasi Truk Material: Memastikan seluruh armada pengangkut menutup rapat bak muatan dengan terpal tebal agar material tidak tercecer di jalan raya.

​Pengaturan Jam Operasional: Membatasi jam melintas armada truk agar tidak beroperasi pada jam padat aktivitas masyarakat dan jam istirahat malam.
​Posko Kesehatan & Kompensasi: Pihak PT. Surya Mas diminta bertanggung jawab dengan membuka posko pemeriksaan kesehatan bagi warga yang terdampak gangguan pernapasan.

Kadinsos P3APMD Sulbar Tegaskan Pentingnya 25 Kompetensi Dasar, Resmi Tutup Pelatihan Kader Posyandu di Mamuju

Saat ini, warga Manalisse terus menyiagakan pemantauan di titik-titik lintasan truk. Masyarakat menanti iktikad baik manajemen PT. Surya Mas serta langkah cepat Dinas Lingkungan Hidup dan Dinas Perhubungan setempat untuk segera memediasi konflik ini sebelum aksi pemblokiran jalan dan penghentian aktivitas penimbunan benar-benar digelar.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

× Advertisement
× Advertisement