TNI
Beranda » Berita » Korem 142/Tatag Dukung Program Prioritas Pertanian, Kasi Ter Kasrem Hadiri Rakor Cetak Sawah, Optimasi Lahan, dan Mitigasi Kekeringan Sulbar

Korem 142/Tatag Dukung Program Prioritas Pertanian, Kasi Ter Kasrem Hadiri Rakor Cetak Sawah, Optimasi Lahan, dan Mitigasi Kekeringan Sulbar

Mamuju,– Kepala Seksi Teritorial Kasrem 142/Tatag, Kolonel Inf Mochamad Arlufti Noegroho, menghadiri Rapat Koordinasi dan Konsolidasi Kegiatan Cetak Sawah, Optimasi Lahan, Irigasi Pertanian, serta Mitigasi Kekeringan Wilayah Sulawesi Barat Tahun Anggaran 2026 yang digelar di Ballroom D’Hotel Maleo, Mamuju, Provinsi Sulawesi Barat, Kamis (6/8/2026).

Kegiatan yang diselenggarakan oleh Balai Pengelolaan Lahan dan Irigasi Pertanian (BPLIP) Kelas I Makassar tersebut bertujuan memperkuat koordinasi dan menyatukan langkah seluruh pemangku kepentingan dalam mempercepat pelaksanaan program strategis sektor pertanian guna mendukung terwujudnya ketahanan pangan nasional.

Dalam sambutannya, Kasi Ter Kasrem 142/Tatag Kolonel Inf Mochamad Arlufti Noegroho menegaskan bahwa TNI berkomitmen penuh untuk mendukung dan mengawal berbagai program pemerintah di bidang pertanian, khususnya Program Cetak Sawah, Optimasi Lahan, Irigasi Pertanian, dan Mitigasi Kekeringan sesuai dengan kebijakan Panglima TNI.

“TNI senantiasa siap bersinergi dengan pemerintah daerah dan seluruh instansi terkait dalam mendukung kelancaran pelaksanaan program-program strategis nasional. Kehadiran kami merupakan bentuk komitmen nyata untuk mengawal keberhasilan pembangunan sektor pertanian sebagai salah satu pilar utama ketahanan pangan nasional,” ujar Kolonel Arlufti.

Ia juga menekankan bahwa keberhasilan program tersebut memerlukan kolaborasi yang solid antara seluruh pihak, mulai dari pemerintah pusat, pemerintah daerah, aparat keamanan, hingga masyarakat.

Gotong Royong TNI dan Warga Warnai Tahap Pengecatan Jembatan Gantung Padang Kassa

Melalui sinergi yang terus dibangun, diharapkan seluruh program strategis pertanian di Sulawesi Barat dapat terlaksana secara optimal, berkelanjutan, dan mampu meningkatkan produktivitas pertanian serta kesejahteraan para petani demi terwujudnya Indonesia yang mandiri di bidang pangan.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

× Advertisement
× Advertisement