News
Beranda » Berita » Pecahkan Rekor MURI, Mamasa Tegaskan Kopi dan Kearifan Lokal di Panggung Nasional

Pecahkan Rekor MURI, Mamasa Tegaskan Kopi dan Kearifan Lokal di Panggung Nasional

MAMASA — Kabupaten Mamasa mencatatkan prestasi membanggakan dengan memecahkan rekor Museum Rekor-Dunia Indonesia (MURI) melalui kegiatan minum kopi secara serentak menggunakan cangkir bambu terbanyak dalam rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Senin (17/8/2026).

Kegiatan tersebut turut dihadiri Kantor Wilayah Kementerian Hukum Sulawesi Barat. Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum Sulawesi Barat, Saefur Rochim, dalam kegiatan tersebut diwakili oleh Kepala Divisi Pelayanan Hukum (Yankum), Hidayat Yasin.

Rekor MURI yang diraih tercatat dalam piagam penghargaan dengan kategori “Minum Kopi secara Serentak Menggunakan Cangkir Bambu Terbanyak.” Piagam penghargaan tersebut diberikan kepada Pemerintah Kabupaten Mamasa pada 17 Agustus 2026 sebagai bentuk pengakuan atas pencapaian yang melibatkan masyarakat secara luas.

Kakanwil Kemenkum Sulbar, Saefur Rochim, mengapresiasi keberhasilan Pemerintah Kabupaten Mamasa dalam mengemas peringatan kemerdekaan melalui kegiatan yang mengangkat potensi dan identitas lokal.

“Pencapaian rekor MURI ini bukan hanya tentang jumlah peserta, tetapi juga menunjukkan bagaimana potensi lokal dapat dikemas menjadi sebuah kegiatan yang membanggakan dan memiliki daya tarik nasional. Kopi Mamasa dan penggunaan cangkir bambu menjadi simbol kekayaan alam sekaligus kearifan lokal yang patut terus dilestarikan dan dikembangkan,” ujar Saefur Rochim.

Kakanwil Kemenkum Sulbar Hadiri Apel Kehormatan dan Renungan Suci, Teguhkan Nilai Perjuangan Pahlawan

Menurut Saefur, kegiatan tersebut juga sejalan dengan semangat Kementerian Hukum dalam mendorong potensi daerah agar memiliki nilai tambah, termasuk melalui penguatan kekayaan intelektual, identitas produk, dan promosi potensi lokal.

“Kami berharap momentum ini dapat menjadi pintu masuk untuk semakin memperkenalkan produk-produk unggulan Mamasa, khususnya kopi, sekaligus mendorong masyarakat dan pelaku usaha untuk memberikan perhatian terhadap perlindungan kekayaan intelektual atas produk dan potensi lokal yang dimiliki,” tambahnya.

Sementara itu, Hidayat Yasin menyampaikan bahwa kehadiran Kanwil Kemenkum Sulbar dalam kegiatan tersebut merupakan bentuk dukungan terhadap berbagai upaya Pemerintah Kabupaten Mamasa dalam mempromosikan potensi daerah.

“Kopi merupakan salah satu potensi lokal yang memiliki nilai ekonomi dan budaya. Ketika dipadukan dengan kearifan lokal seperti cangkir bambu, kegiatan ini menjadi sarana promosi yang sangat baik sekaligus memperkuat identitas Mamasa,” ungkap Hidayat.

Kegiatan minum kopi serentak tersebut melibatkan masyarakat dalam satu perayaan bersama. Penggunaan cangkir bambu tidak hanya memberikan identitas khas, tetapi juga memperlihatkan pemanfaatan bahan dan kearifan lokal dalam sebuah kegiatan berskala besar.

Kemenkum Sulbar Perkuat Pelindungan KI Kopi Mamasa

Kopi yang disajikan turut mengangkat potensi komoditas daerah, khususnya kopi Arabika dan Robusta Mamasa. Perpaduan kopi lokal dengan cangkir bambu menjadikan pencapaian rekor tersebut tidak semata-mata berorientasi pada penghargaan, tetapi juga menjadi momentum memperkenalkan produk unggulan serta budaya lokal Mamasa.

Sebelumnya, Bupati Mamasa Welem Sambolangi menyampaikan harapan agar kegiatan tersebut mampu mencatatkan prestasi melalui MURI.

“Kita upayakan agar bisa mencetak rekor MURI, bahkan kalau bisa rekor dunia,” kata Welem sehari sebelum kegiatan berlangsung.

Pecahnya rekor MURI tersebut menjadi salah satu catatan penting dalam perayaan HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Kabupaten Mamasa. Prestasi ini sekaligus membuka ruang lebih luas bagi promosi kopi Mamasa dan berbagai potensi lokal lainnya agar semakin dikenal, baik di tingkat nasional maupun internasional.

HUT Ke-81 RI Jadi Momentum Perkuat Pengabdian Jajaran Kemenkum Sulbar

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

× Advertisement
× Advertisement