Mamuju TNI
Beranda » Berita » Anggota jadi korban penikaman keributan yang terjadi di depan THM, Begini Penjelasan Dandim 1418/Mamuju

Anggota jadi korban penikaman keributan yang terjadi di depan THM, Begini Penjelasan Dandim 1418/Mamuju

MAMUJU, Kabarsulbar.com – Pihak Kodim 1418/Mamuju memberikan klarifikasi terkait insiden berdarah yang melibatkan salah satu personelnya di area parkir Tempat Hiburan Malam (THM) King Karaoke, Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat. Anggota TNI berinisial K (41) menjadi korban penikaman saat mencoba melerai keributan yang terjadi di lokasi tersebut.

​Berdasarkan keterangan yang dihimpun, peristiwa tragis ini bermula pada Sabtu (4/7) dini hari sekitar pukul 02.44 WITA. Saat itu, terjadi keributan dan perkelahian di area parkir THM yang melibatkan sejumlah orang.

​Melihat adanya perkelahian tersebut, korban K selaku anggota TNI berinisiatif untuk melerai agar situasi tidak semakin memanas. Namun nahas, saat mencoba memisahkan pihak yang bertikai, korban justru diserang oleh pelaku berinisial MAF (20) menggunakan sebilah badik.

​Satu Korban Sipil Meninggal Dunia
​Selain melukai anggota TNI, aksi brutal pelaku juga menyasar seorang warga sipil berinisial T (53).

​Korban K (Anggota TNI): Mengalami luka tikam dan langsung dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan medis intensif.

Wujud Kepedulian TNI, Kodim 1418/Mamuju Selesaikan Pembangunan Jembatan Gantung

​Korban T (Warga Sipil): Mengalami luka tusuk serius di bagian perut dan dinyatakan meninggal dunia setelah sempat dievakuasi ke rumah sakit.

​Menyikapi kejadian yang menimpa anggotanya, Dandim 1418/Mamuju Kolonel Arm Andang Radianto, S.A.P., menjelaskan bahwa anggotanya yang menjadi korban penikaman di depan THM King Karaoke dalam posisi melerai keributan yang terjadi.

” Jadi saya jelaskan kejadian keributan yang terjadi kemarin di depan, bahwa anggota kita yang ditikam Tidak mengenal Pelaku, dan saat itu anggota kita dalam posisi melerai keributan yang terjadi di depan THM, ” Jelas Dandim 1418/Mamuju Minggu, 05/07/26.

Dandim juga mengatakan, pihaknya akan melakukan koordinasi dengan Polresta Mamuju untuk segera menangkap semua pelaku yang terlibat dalam peristiwa tersebut.

” Anggota kita saat ini dalam perawatan dan stabil. Kemudian, Kita berkoordinasi dengam Polresta Mamuju untuk menangkap pelaku dan memproses hukum sesuai undang -undang yang berlaku , ” Tambahnya.

TNI dan Masyarakat Semarakkan Nobar Gembira Piala Dunia 2026 di Wilayah Kodim 1418/Mamuju

Untuk itu, Dandim menghimbau kepada seluruh jajaran prajurit Kodim 1418/Mamuju untuk tetap menahan diri, tidak terpancing provokasi, dan mempercayakan penyelesaian kasus ini kepada aparat penegak hukum. Sinergitas TNI-Polri di Mamuju dipastikan tetap solid dan kondusif.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

× Advertisement
× Advertisement