MAMUJU, Kabarsulbar.com — Sejumlah pengendara dan pengguna jalan mengeluhkan maraknya truk ekspedisi berukuran besar yang parkir sembarangan hingga melintang saat ingin masuk untuk pembongkaran barang di Gudang milik Subur Union di ruas Jalan Trans-Sulawesi Jalur Dua, Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat.
Kondisi tersebut dinilai sangat membahayakan keselamatan berlalu lintas, terutama bagi pengendara sepeda motor dan kendaraan roda empat yang melintas saat jam sibuk maupun sore hari arus lalulintas mulai padat dan kendaraan lalulalang saat jam pulang bagi pekerja.
Berdasarkan pantauan dan laporan warga di lapangan, aktivitas bongkar muat serta parkir liar kendaraan tonase besar ini sering memakan sebagian besar badan jalan. Selain memicu kemacetan dan penyempitan arus lalu lintas, keberadaan truk yang terparkir melintang kerap menghalangi pandangan (blind spot) para pengguna jalan dari arah berlawanan.
” Sangat terganggu dan membahayakan. Truk-truk besar itu sering parkir memakan hampir setengah badan jalan. Kalau malam hari itu sangat menganggu selain kendaraan antrian BBM, truk ekspedisi milik Subur Union juga sering parkir di badan jalan sehingga sangat membahayakan pak, penerangan jalan di beberapa titik minim, sangat rawan terjadi kecelakaan menabrak bagian belakang truk,” ujar salah satu warga pengendara yang kerap melintasi jalur tersebut, Senin, 12/10/16.
Para pengguna jalan berharap pihak terkait, khususnya Dinas Perhubungan dan Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polresta Mamuju, dapat segera turun tangan melakukan penertiban dan patroli rutin. Warga meminta agar area Jalur Dua Trans-Sulawesi Mamuju diperketat pengawasannya serta disediakan kantong parkir atau area khusus bongkar muat bagi armada ekspedisi agar tidak lagi mengabaikan keselamatan publik.





Komentar