Mamasa, – Jembatan Gantung Garuda di Desa Tadisi, Kecamatan Sumarorong, Kabupaten Mamasa, Sulawesi Barat (Sulbar) telah rampung 100 persen dan siap digunakan warga.
Pembangunan jembatan dilaksanakan secara bergotong royong oleh prajurit Kodim 1428 Mamasa bersama masyarakat Desa Tadisi. Proses pengerjaan berlangsung selama beberapa pekan terakhir.
Komandan Kodim 1428 Mamasa, Letkol Arh Edwin Hermawan menyampaikan, rampungnya jembatan ini merupakan hasil kerja sama dan semangat kebersamaan antara TNI dan warga.
“Ini bentuk kepedulian kepada masyarakat yang sebelumnya aksesnya terbatas. Target pembangunan bisa tercapai berkat kerja keras prajurit dan dukungan penuh masyarakat Tadisi,” kata Letkol Edwin, Kamis 7 Mei 2026
Keberadaan jembatan diharapkan dapat mendukung aktivitas harian warga, khususnya dalam pengangkutan hasil bumi dari desa ke pusat kecamatan.
Selain itu, jembatan juga menjadi akses utama bagi anak-anak sekolah. Sebelumnya, para pelajar harus menyeberangi sungai setiap hari untuk berangkat ke sekolah, terutama saat musim hujan dengan debit air tinggi.
“Harapannya jembatan ini bisa membuat perjalanan warga dan anak sekolah lebih aman dan efisien,” ujar Letkol Edwin.
Pemerintah Desa Tadisi bersama warga menyambut baik rampungnya pembangunan jembatan. Mereka berkomitmen untuk menjaga dan merawat jembatan agar manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang.
Dengan terbukanya akses ini, warga optimistis roda perekonomian desa akan bergerak lebih cepat dan mobilitas masyarakat semakin lancar.




Komentar