Keterangan gambar: Peserta Magang Kemenaker ajarkan Warga Binaan membaca
MAMUJU–Peserta Magang Kementerian Ketenagakerjaan (Kemenaker) melaksanakan kegiatan pembelajaran membaca bagi Warga Binaan yang belum memiliki kemampuan membaca, bertempat di Ruangan Pelayanan Tahanan Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Mamuju, Selasa (20/10). Kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian dalam mendukung pemberantasan buta aksara sekaligus memberikan kesempatan kepada Warga Binaan untuk memperoleh pengetahuan dasar sebagai bekal memperbaiki kualitas diri.
Kegiatan pembelajaran ini menjadi langkah nyata dalam memberikan kesempatan kepada Warga Binaan untuk memperoleh pengetahuan dasar yang sangat penting dalam kehidupan sehari-hari. Kemampuan membaca tidak hanya membantu seseorang memahami informasi tertulis, tetapi juga menjadi bekal untuk mengikuti berbagai program pembinaan, meningkatkan kemandirian, serta mempersiapkan diri kembali ke tengah masyarakat.
Dalam pelaksanaannya, Peserta Magang Kemenaker memberikan pendampingan belajar dengan mengarahkan Warga Binaan untuk mengenal huruf dan melatih kemampuan membaca secara bertahap. Pendekatan yang sederhana dan komunikatif diharapkan dapat menciptakan suasana belajar yang nyaman sehingga Warga Binaan lebih percaya diri untuk terus belajar tanpa merasa malu terhadap keterbatasan yang dimiliki.
Kepala Rutan Kelas IIB Mamuju, Sudirman, S.E., S.H., menyampaikan apresiasi atas inisiatif Peserta Magang Kemenaker yang turut berkontribusi dalam meningkatkan kemampuan literasi Warga Binaan.
“Pemberantasan buta aksara merupakan bagian penting dari upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia. Kami ingin memastikan bahwa setiap Warga Binaan memiliki kesempatan untuk belajar dan mengembangkan diri, tanpa terkendala oleh keterbatasan kemampuan membaca. Kami berharap kegiatan ini dapat menjadi awal dari perubahan positif, menumbuhkan rasa percaya diri, serta membuka peluang bagi Warga Binaan untuk meraih masa depan yang lebih baik setelah menyelesaikan masa pembinaan,” tuturnya.
Lebih lanjut, kegiatan ini sejalan dengan komitmen Rutan Mamuju dalam menghadirkan pembinaan yang tidak hanya berfokus pada perubahan perilaku, tetapi juga pada peningkatan pengetahuan, keterampilan, dan kualitas diri Warga Binaan. Melalui kemampuan membaca, Warga Binaan diharapkan dapat lebih mudah mengakses pengetahuan, mengikuti kegiatan pembelajaran lainnya, serta mempersiapkan diri untuk berintegrasi kembali dengan masyarakat.
Kehadiran Peserta Magang Kemenaker dalam kegiatan ini menjadi wujud kontribusi nyata dalam mendukung proses pembinaan yang humanis dan berorientasi pada pengembangan potensi individu. Sebab, setiap huruf yang dipelajari bukan sekadar rangkaian kata, melainkan langkah awal untuk menumbuhkan harapan, membangun kepercayaan diri, dan membuka jalan menuju kehidupan yang lebih baik.





Komentar