News
Beranda » Berita » Rakor Pengendalian Kinerja, Kemenkum Sulbar Komitmen Tingkatkan Kinerja KI

Rakor Pengendalian Kinerja, Kemenkum Sulbar Komitmen Tingkatkan Kinerja KI

Mamuju – Kantor Wilayah Kementerian Hukum Sulawesi Barat mengikuti Rapat Koordinasi Pengendalian Kinerja Semester I Tahun 2026 dan Penguatan Program Kekayaan Intelektual yang diselenggarakan secara hybrid dari Graha Pengayoman Kementerian Hukum, Kamis (2/7). Kegiatan tersebut menjadi momentum untuk mengevaluasi capaian kinerja semester pertama sekaligus menyusun strategi pelaksanaan program pada Semester II Tahun 2026.

Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum Sulawesi Barat, Saefur Rochim, mengatakan bahwa jajarannya berkomitmen menindaklanjuti berbagai arahan yang disampaikan dalam rapat koordinasi, khususnya dalam meningkatkan kualitas pelayanan Kekayaan Intelektual kepada masyarakat.

“Kami akan terus memperkuat pelaksanaan program Kekayaan Intelektual di Sulawesi Barat melalui peningkatan kualitas pelayanan, penguatan sinergi dengan pemerintah daerah, perguruan tinggi, pelaku usaha, serta seluruh pemangku kepentingan agar manfaat pelindungan Kekayaan Intelektual semakin dirasakan masyarakat,” ujar Saefur Rochim.

 

Ia menilai, penguatan program Kekayaan Intelektual merupakan langkah strategis untuk mendorong daya saing daerah melalui perlindungan hasil karya, inovasi, dan potensi unggulan yang dimiliki masyarakat Sulawesi Barat.

Kanwil Kemenkum Sulbar Dukung Penyusunan Ranperda KI di Daerah

“Kekayaan Intelektual bukan hanya instrumen perlindungan hukum, tetapi juga menjadi motor penggerak pertumbuhan ekonomi. Karena itu, kami akan terus mendorong peningkatan kesadaran masyarakat untuk melindungi dan mengomersialisasikan karya intelektualnya,” tambahnya.

 

Rapat koordinasi tersebut dihadiri Menteri Hukum Republik Indonesia, Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi, para Pimpinan Tinggi Madya, Kepala Kantor Wilayah, serta jajaran Kementerian Hukum.

Dalam kesempatan itu dipaparkan hasil evaluasi kinerja Semester I Tahun 2026, sekaligus ditekankan pentingnya penguatan kolaborasi, transformasi digital, peningkatan kualitas pelayanan publik, dan tata kelola organisasi yang berorientasi pada hasil.

Pada kesempatan yang sama juga dilaksanakan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama antara Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual dengan sejumlah kementerian dan lembaga untuk memperkuat ekosistem pelindungan serta pemanfaatan Kekayaan Intelektual, khususnya dalam pengembangan komersialisasi produk Indikasi Geografis dan perluasan akses pasar melalui platform digital.

Raih Penilaian Kinerja Terbaik, Kakanwil Kemenkum Sulbar Apresiasi Komitmen Jajaran

Sementara itu, pada rapat teknis Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual, dipaparkan berbagai capaian kinerja Semester I Tahun 2026, di antaranya peningkatan jumlah permohonan dan penyelesaian layanan Kekayaan Intelektual, percepatan penyelesaian backlog paten, serta target penyelesaian layanan merek dalam waktu satu bulan.

Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual juga menyampaikan sejumlah program prioritas yang akan dijalankan, seperti penguatan Sentra Kekayaan Intelektual di perguruan tinggi, fasilitasi 1.000 pencatatan Hak Cipta gratis, pelaksanaan Training of Trainers (TOT) Agen Kekayaan Intelektual, pengembangan Dashboard Monitoring Layanan Kekayaan Intelektual di wilayah, pendampingan produk Indikasi Geografis masuk ke marketplace, hingga peningkatan dukungan anggaran bagi Kantor Wilayah pada Tahun Anggaran 2027.

Melalui berbagai program tersebut, Kanwil Kemenkum Sulawesi Barat berkomitmen untuk terus mengoptimalkan layanan, memperkuat pembinaan dan komersialisasi Kekayaan Intelektual di daerah, serta mendukung pencapaian target kinerja Program Kekayaan Intelektual Tahun 2026 sesuai arah kebijakan Kementerian Hukum Republik Indonesia.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

× Advertisement
× Advertisement