Mamuju, Kabarsulbar.com – Menyongsong momen libur panjang Hari Raya Idulfitri 1447 H/2026 M, sejumlah objek wisata andalan di Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat, mulai melakukan berbagai persiapan. Pemerintah daerah bersama pengelola swasta kini tengah gencar melakukan pembenahan fasilitas guna menyambut lonjakan wisatawan yang diprediksi akan memuncak pada H+2 Lebaran.
Fokus pada Estetika dan Keamanan
Pantauan di lapangan menunjukkan aktivitas perbaikan di beberapa titik populer, seperti Pantai Lombang-Lombang dan Pulau Karampuang. Para pengelola fokus pada pembersihan area pantai, perbaikan gazebo yang rusak, serta pengecatan ulang fasilitas umum agar tampak lebih segar.
” Kami ingin memastikan pengunjung merasa nyaman. Selain kebersihan pantai, kami juga mengecek kembali kelaikan fasilitas sanitasi dan area parkir,” ujar salah satu pengelola kawasan wisata di Mamuju, Minggu, 08/02/26.
Keamanan Laut Jadi Prioritas
Mengingat wisata bahari tetap menjadi primadona, koordinasi dengan pihak terkait seperti Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan Basarnas mulai ditingkatkan. Penambahan personel penjaga pantai (lifeguard) dan pemasangan papan imbauan di titik-titik rawan ombak besar menjadi langkah antisipasi utama demi keselamatan pengunjung.
Daftar Destinasi yang Wajib Dikunjungi:
Bagi Anda yang berencana menghabiskan waktu libur di Mamuju, berikut adalah beberapa lokasi yang telah siap menerima kunjungan:
Pulau Karampuang: Terkenal dengan keindahan bawah lautnya; dermaga kayu ikoniknya kini telah dipercantik.
Pantai Landi: Destinasi favorit keluarga untuk menikmati matahari terbenam dengan akses jalan yang semakin mulus.
Puncak Anjoro Pitu: Menawarkan panorama Kota Mamuju dari ketinggian; sangat cocok untuk swafoto di sore hari.
Rumah Adat Mamuju: Wisata edukasi budaya yang tetap menjadi pilihan menarik di tengah kota.
Pemerintah Kabupaten Mamuju dalam hal ini Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Mamuju, mengimbau para wisatawan untuk tetap menjaga kebersihan dengan tidak membuang sampah sembarangan, agar keindahan alam “Bumi Manakarra” tetap terjaga sepanjang masa liburan.




Komentar