MAMUJU, Kabarsulbar.com – Menjelang Hari Raya Idul Adha 1446 Hijriyah / 2026 M, Gerakan Pangan Murah yang dilaksanakan Perum Bulog KC Mamuju yang bekerjasama dengan Pemerintah Sulawesi Barat diserbu ratusan warga yang berburu bahan pangan murah.
Langkah intervensi pasar yang dikemas dalam Gerakan Pangan Murah (GPM) ini sengaja digelar untuk menekan lonjakan harga pangan yang biasa terjadi menjelang hari raya keagamaan.
Warga Kota Mamuju, didominasi oleh ibu rumah tangga, terlihat sudah memadati area pelaksanaan sejak pagi hari. Mereka rela mengantre demi mendapatkan paket sembako berkualitas dengan harga yang jauh lebih ramah di kantong dibanding harga pasar tradisional.
Beras SPHP dan Minyak Goreng Jadi Buruan Utama.
Komoditas utama yang dipasok oleh Bulog KC Mamuju langsung menjadi rebutan. Beras SPHP (Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan) yang dikenal punya kualitas baik dengan harga terjangkau menjadi produk yang paling pertama ludes. Selain beras, minyak goreng, gula pasir, dan terigu juga habis dalam waktu singkat.
Selisih harga hingga beberapa ribu rupiah per kilogramnya menjadi magnet utama yang menarik minat masyarakat untuk datang.
” Sengaja datang pagi-pagi sekali supaya tidak kehabisan beras SPHP dari Bulog. Menjelang lebaran begini, harga beras dan minyak di pasar mulai naik. Adanya pasar murah dari Bulog ini betul-betul menolong dapur kami,” ujar Fatimah (45), salah seorang warga Mamuju yang ikut mengantre, Senin, 25/05/26.

Pihak Bulog KC Mamuju menegaskan bahwa Gerakan Pangan Murah ini merupakan komitmen nyata BUMN pangan tersebut untuk hadir di tengah masyarakat saat momentum krusial seperti jelang Idul Adha. Melalui GPM, Bulog langsung memotong jalur distribusi sehingga harga komoditas bisa langsung menyentuh masyarakat dengan harga dasar.
Selain menyasar kestabilan dompet warga, langkah ini juga menjadi instrumen penting pemerintah daerah dalam mengendalikan laju inflasi di wilayah Sulawesi Barat, khususnya di Ibu Kota Mamuju.
Guna memastikan penyaluran berjalan tertib dan mencegah aksi borong oleh para spekulan, petugas Bulog di lapangan menerapkan sistem pembatasan kuota pembelian per warga.
” Kami menjamin bahwa ketahanan stok pangan di gudang masih sangat aman dan mencukupi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat, tidak hanya untuk menyambut Idul Adha tetapi hingga beberapa bulan ke depan. Warga pun diimbau untuk berbelanja secara bijak sesuai kebutuhan, Ungkap Asisten Manager Pemasaran Perum Bulog KC Mamuju, Kartono Wijaya P.
Berikut Harga murah di Gerakan Pangan Murah (GPM) oleh Bulog KC Mamuju.
– Beras sphp Rp 58.000 (kemasan 5 kg)
– Beras premium setra Ramos Rp 74.500 (kemasan 5 kg)
– Minyakita Rp 15.000/liter
– Gula Rp 17.500/kg




Komentar