Mamuju, Kabarsulbar.com — Suasana sore di Desa Keang, Kecamatan Kalukku, Kabupaten Mamuju, terasa berbeda dari biasanya. Gelak tawa dan lantunan ayat-ayat suci Al-Qur’an bergema dari Gazebo Baca Merah Putih, sebuah ruang belajar sederhana yang kini menjadi pusat aktivitas pendidikan dan keagamaan bagi anak-anak setempat.
Gazebo yang diinisiasi sebagai wadah literasi ini merangkul puluhan anak-anak Desa Keang untuk belajar mengaji dan memperdalam ilmu agama setiap harinya. kegiatan ini hadir untuk mengatasi keterbatasan akses sarana belajar mengaji yang memadai di wilayah pedalaman tersebut.
Relawan pengajar lokal membimbing anak-anak mulai dari pengenalan huruf hijaiyah, pembacaan Iqra, hingga tartil Al-Qur’an. Tak hanya mengaji, Gazebo Baca Merah Putih juga menyediakan berbagai buku bacaan umum untuk menumbuhkan minat baca sejak dini.
” Gazebo Baca Merah Putih yang ada di Desa Keang sudah sekitar satu Tahun mengajar anak-anak mengaji. Untuk jumlah anak-anak yang kami berikan bimbingan sekitar 40 orang Santri mulai usia paud, TK, SD dan SMP, tapi saat ini saya masih sendiri memberikan pengajaran mengaji, ” Kata Muslimina Umar usai mengajarkan pengajian kepada para santri, Selasa, 25/08/26.

” Kalau metode belajar iqra. Belajar langsung pengenalan huruf abjad, Kalau untuk yang sudah Al-Qur’an saya sering pake metode tahsin lebih ke materi tajwid,” Tambah muslimina.
Lokasi: Desa Keang
Fokus Kegiatan: Bimbingan mengaji (Iqra & Al-Qur’an), literasi membaca, dan pembentukan karakter Islami
Peserta: Puluhan anak usia PAUD, sekolah dasar hingga remaja
Pengelola: Relawan
Kehadiran Gazebo Baca Merah Putih terbukti tidak hanya menjadi sarana belajar, tetapi juga menjadi tempat pembentukan karakter generasi muda yang berakhlak mulia dan berwawasan luas.




Komentar