MAMUJU, Kabarsulbar.com – Wajah-wajah ceria dan senyum bahagia kembali menghiasi ribuan siswa sekolah di Kecamatan Mamuju, Kabupaten Mamuju khususnya Desa Bambu dan sekitarnya. Hal ini menandai dimulainya kembali penyaluran program Makan Bergizi Gratis (MBG) secara penuh oleh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Mamuju Bambu setelah masa jeda atau evaluasi operasional. Kehadiran program strategis nasional ini disambut antusias oleh para pelajar sebagai sumber energi dan nutrisi harian yang vital.
Ribuan paket makanan bergizi didistribusikan tepat waktu ke berbagai jenjang pendidikan sasaran, mulai dari PAUD, SD,bSMP, dan SLTA. Menu yang disajikan hari ini dirancang khusus dengan standar gizi seimbang, memadukan karbohidrat lokal, protein hewani berkualitas, serta sayur dan buah segar.
Bagi banyak anak, momen makan bersama di sekolah bukan sekadar pemenuh lapar, tetapi juga pengalaman sosial yang menyenangkan dan membangun kebiasaan pola makan sehat sejak dini.
” Senyum ribuan anak ini adalah motivasi terbesar bagi kami untuk terus memberikan pelayanan terbaik,” ujar Agnes Beatrice Kepala SPPG Mamuju Bambu saat memantau proses distribusi Senin, 24/08/26.
“Kami memastikan setiap paket yang sampai ke tangan siswa dalam kondisi hangat, layak konsumsi, dan memenuhi standar keamanan pangan. Kembalinya penyaluran MBG adalah komitmen kami bahwa tidak ada satu pun anak yang boleh kehilangan akses terhadap gizi berkualitas.” Tambah Agnes.
Dampak positif dari program ini langsung terasa di lingkungan sekolah. Guru-guru melaporkan adanya peningkatan konsentrasi belajar, penurunan angka kelelahan di siang hari, serta suasana kelas yang lebih kondusif pasca-pemberian makan. Bagi orang tua, MBG dari SPPG Mamuju Bambu juga menjadi bantuan ekonomi yang signifikan sekaligus jaminan bahwa anak mereka mendapatkan asupan nutrisi optimal selama berada di sekolah.
Keberhasilan penyaluran massal ini menegaskan kapasitas SPPG Mamuju Bambu sebagai satuan pelayanan yang andal dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat pesisir. Dengan terus menjaga kualitas dan kuantitas layanan, program MBG tidak hanya menjawab tantangan stunting dan malnutrisi, tetapi juga menjadi fondasi kuat dalam mencetak generasi Sulawesi Barat yang sehat, cerdas, dan berdaya saing tinggi.




Komentar