MAMUJU TENGAH – Di tengah geliat pelaksanaan program strategis nasional Makanan Bergizi Gratis (MBG), para relawan Satuan Petugas Pendamping Gizi (SPPG) Lumu di Kecamatan Budong-Budong, Kabupaten Mamuju Tengah, menunjukkan dedikasi luar biasa. Mereka tidak hanya sekadar mendistribusikan makanan, tetapi secara proaktif dan berkelanjutan terus berupaya meningkatkan mutu pelayanan serta memastikan standar gizi yang diterima oleh anak-anak sekolah dan ibu hamil benar-benar optimal dan berkualitas.
Setiap hari, tim SPPG Budong-Budong Lumu turun ke lapangan untuk memantau proses penerimaan, penyimpanan, hingga penyajian menu MBG. Fokus utama mereka adalah pada aspek kebersihan bahan baku, ketepatan porsi gizi seimbang (karbohidrat, protein, lemak, vitamin, dan mineral), serta keamanan pangan.
” Kami tidak boleh lengah. Mutu layanan adalah nyawa dari program ini,” ujar Peni Eldiana Kepala SPPG Budong-Budong Lumu, Selasa, 07/09/26.
” Kami rutin melakukan evaluasi harian, mulai dari kesegaran sayur dan lauk, hingga suhu makanan saat disajikan. Jika ada sedikit saja ketidaksesuaian, kami langsung berkoordinasi dengan penyedia untuk perbaikan instan.” Tambahnya.
Upaya peningkatan mutu ini juga dilakukan melalui pelatihan intensif bagi para relawan dan tenaga dapur umum. Materi yang diberikan mencakup teknik pengolahan makanan yang higienis, pemahaman tabel komposisi pangan, serta cara komunikasi efektif dengan penerima manfaat untuk mendapatkan umpan balik langsung.
Dengan bekal pengetahuan tersebut, para relawan mampu menjadi filter pertama yang menjamin bahwa setiap kotak makanan yang sampai ke tangan anak-anak adalah hasil olahan terbaik yang aman dan lezat.
“Anak-anak di Budong-Budong berhak mendapatkan nutrisi terbaik untuk tumbuh kembang mereka. Kami hadir sebagai garda terdepan untuk memastikan hak itu terpenuhi dengan standar tinggi,” tambah seorang relawan senior. Antusiasme masyarakat setempat juga meningkat seiring dengan transparansi dan konsistensi kualitas yang ditunjukkan oleh tim SPPG. Banyak orang tua yang kini lebih percaya dan mendukung penuh program MBG karena melihat langsung keseriusan para pendamping gizi di lapangan.
Langkah progresif relawan SPPG Lumu Budong-Budong ini menjadi contoh nyata bagaimana partisipasi masyarakat dapat memperkuat keberhasilan program pemerintah. Dengan terus meningkatkan mutu layanan, mereka tidak hanya memberikan makanan, tetapi juga menanamkan budaya hidup sehat dan peduli gizi sejak dini. Dedikasi tanpa henti ini diharapkan dapat menjadi model percontohan bagi wilayah lain dalam mewujudkan generasi Indonesia yang cerdas, sehat, dan bebas stunting.




Komentar