MAMUJU, Kabarsulbar.com — Menanggapi keluhan masyarakat terkait kelangkaan Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis Pertalite dan antrean panjang di sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Kota Mamuju, Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi memberikan klarifikasi resmi.
Senior Supervisor Communication & Relation Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi, Okky Aditya, mengatakan bahwa penyaluran Pertalite ke wilayah Mamuju dan sekitarnya sebenarnya terus dilakukan secara berkala. Namun, terdapat beberapa faktor teknis dan dinamika konsumsi di lapangan yang memicu terjadinya penumpukan antrean.
” Terkait kondisi Pertalite di sejumlah SPBU di Kota Mamuju, Pertamina Patra Niaga memastikan penyaluran BBM tetap berjalan. Kepadatan antrean yang terjadi dipengaruhi oleh peningkatan kebutuhan masyarakat sehingga stok di beberapa SPBU lebih cepat terserap, ” Kata Okky Aditya kepada Kabarsulbar.com, Minggu, 13) 09/26.
Okky menegaskan, bahwa Pertamina terus melakukan monitoring terhadap stok dan penyaluran di masing-masing SPBU untuk menjaga ketersediaan BBM bagi masyarakat.
” Sebagai langkah untuk membantu mempercepat pemulihan kondisi, Pertamina melakukan optimalisasi dan penambahan penyaluran ke SPBU yang mengalami peningkatan kebutuhan, termasuk percepatan pengiriman BBM. Kami juga mengimbau masyarakat membeli Pertalite sesuai kebutuhan dan peruntukannya serta tidak melakukan pembelian berulang untuk ditimbun maupun dijual kembali, agar distribusi BBM dapat dinikmati secara merata oleh masyarakat, ” Tambahnya.
Pertamina mengimbau kepada masyarakat di Mamuju agar tetap tenang dan membeli BBM sesuai kebutuhan normal, tidak perlu melakukan panic buying. Stok BBM dalam kondisi aman dan pengiriman ke SPBU terus di maksimalkan.




Komentar