Mamuju— Menghadapi dampak krisis akibat musim kemarau panjang yang melanda wilayah Kabupaten Mamuju, Korem 142/Tatag melalui jajaran Koramil 01/Mamuju bergerak cepat melakukan aksi kemanusiaan. Aparat TNI mengerahkan armada truk tangki untuk mendistribusikan pasokan air bersih langsung kepada masyarakat yang terdampak di Dusun Salulampio dan Dusun Bonebone, Desa Bambu.
Danramil 01/Mamuju, Kapten Inf Fatahuddin, mengungkapkan bahwa aksi jemput bola ini terpaksa dilakukan mengingat wilayah tersebut telah mengalami krisis air bersih selama kurang lebih tiga hingga empat bulan terakhir akibat cuaca panas ekstrem.
“Koramil 01 Mamuju melaksanakan suplai air ke masyarakat, khususnya di Dusun Salulampio, Desa Bambu. Karena selama ini, kurang lebih 4 bulan ini, air kurang sekali di sini,” ujar Kapten Inf Fatahuddin kepada RRI.
Ia menambahkan, kebutuhan air bersih bagi warga sangat mendesak dan tidak bisa ditunda. Bahkan, ketiadaan air sempat menyulitkan warga ketika ada keperluan mendesak di tengah masyarakat.
Dalam operasi distribusi tersebut, pihak TNI mengerahkan dua unit truk tangki untuk menyuplai air di dua titik desa sekaligus, yakni di Desa Bambu dan Desa Tadui. Total volume air bersih yang berhasil didistribusikan mencapai kurang lebih 10 meter kubik atau setara dengan 8.000 liter air.
Melalui langkah taktis dan respons cepat ini, Korem 142/Tatag berkomitmen untuk terus meringankan beban masyarakat Mamuju yang tengah berjuang menghadapi dampak kekeringan panjang.





Komentar