Kendari, Kabarsulbar.com – Kebanggaan kembali terukir bagi Batalyon Infanteri Teritorial Pembangunan (Yonif TP) 823/Raja Wakaaka, Kodam XIV/Hasanuddin. Salah satu personelnya, Prada Wahyu Ramanda Saputra, berhasil mencatatkan prestasi membanggakan dengan meraih total lima medali dalam ajang Lomba Pembinaan Satuan (Binsat) yang digelar oleh Brigade Infanteri Teritorial Pembangunan (Brigif TP) 29/Mekongga.
Prestasi ini merupakan bukti nyata dari ketangguhan, disiplin tinggi, dan dedikasi prajurit muda Yonif TP 823/Raja Wakaaka dalam mengasah kemampuan tempur maupun fisik. Ajang Binsat yang diselenggarakan oleh Brigif TP 29/Mekongga dikenal sebagai barometer kesiapan operasional satuan, di mana setiap prajurit diuji melalui berbagai cabang lomba yang menantang, mulai dari Garjas (Kesegaran Jasmani) Garjas adalah instrumen wajib untuk mengukur kebugaran fisik prajurit. Untuk mencapai kualifikasi nilai tertinggi (kategori Emas atau Nilai 100), Navrat (Navigasi Darat) Navrat merupakan kemampuan membaca peta, menggunakan kompas prisma, mengukur azimuth/back azimuth, serta menentukan posisi koordinat di medan sebenarnya, Aquathlon adalah cabang olahraga multisport yang mengombinasikan dua disiplin ilmu secara berurutan: berenang dan berlari (biasanya tanpa jeda waktu), Cross Country (Lari Lintas Alam) Cross Country (CC) di lingkungan militer menguji ketahanan fisik ekstrem prajurit melintasi medan alam terbuka yang menantang, dan Menembak
Menembak adalah kemampuan dasar mutlak prajurit. Dalam setiap ajang perlombaan militer (seperti AASAM, BISAM, atau Ton Tangkas), kemampuan menembak (senapan maupun pistol) dengan presisi tinggi di bawah tekanan fisik yang lelah (setelah melakukan cross country atau halang rintang) menentukan perolehan poin dominan untuk menyabet trofi juara umum atau predikat Emas.
Prada Wahyu Ramanda Saputra adalah seorang putra Mamuju asli kelahiran Baobatu, Desa Bambu, menunjukkan performa prima di lapangan. Dengan mental bertanding yang kuat dan persiapan matang, ia berhasil menyapu bersih lima medali dari sejumlah nomor perlombaan yang diikutinya. Capaian ini tidak hanya menjadi kemenangan pribadi, tetapi juga kontribusi signifikan bagi perolehan poin satuan Yonif TP 823/Raja Wakaaka dalam kompetisi antar-batalyon se-jajaran Brigif TP 29/Mekongga.

Komandan Yonif TP 823/Raja Wakaaka, Letkol Inf Arkham Hidayat, S.Sos., M.M., menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas pencapaian tersebut. Menurutnya, keberhasilan Prada Wahyu Ramanda Saputra bersama dengan timnya, mencerminkan hasil pembinaan yang intensif dan semangat “Setia, Berani, Luhur” yang menjadi motto satuan.
“Prestasi ini adalah wujud nyata dari ikhtiar para prajurit kita yang bertemu dengan doa dan dukungan penuh dari keluarga besar Yonif TP 823/Raja Wakaaka. Semoga ini menjadi motivasi bagi personel lainnya untuk terus meningkatkan kemampuan demi menjaga kedaulatan dan kehormatan satuan,” ujar Danyonif Kamis, 01/09/26.
Sebagai informasi, Yonif TP 823/Raja Wakaaka sendiri telah beberapa kali menorehkan tinta emas dalam berbagai ajang kompetisi di tingkat Brigif, termasuk baru-baru ini keluar sebagai Juara 1 dalam Mekongga Shooting Championship. Keberhasilan Prada Waktu Ramanda Saputra menambah daftar panjang prestasi satuan yang bermarkas di Kota Baubau tersebut.
Dengan raihan lima medali ini Garjas meraih emas navrat perak, aquatlon perak, cross country perunggu, dan menembak meraih emas, nama Prada Wahyu Ramanda Saputra kian harum di lingkungan Kodam XIV/Hasanuddin, sekaligus membuktikan bahwa generasi muda TNI AD siap menghadapi segala tantangan medan dengan profesionalisme tinggi.





Komentar